Catat! ICP Februari 2021 USD60,36 per Barel

Kamis, 04 Maret 2021 - 07:57 WIB
loading...
Catat! ICP Februari...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Harga rata-rata minyak mentah Indonesia bulan Februari 2021 berdasarkan perhitungan Formula Indonesia Crude Price (ICP) , kembali naik sebesar USD 7,19 per barel dari USS 53,17 per barel menjadi USD60,36 per barel. ICP SLC juga mengalami kenaikan sebesar USD 7,01 per barel dari USD 54,41 per barel menjadi USD 61,42 per barel.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Bergerak Terbatas, Menu Saham Ini Bisa Jadi Pilihan

Tim Harga Minyak Indonesia, menyatakan, kenaikan harga minyak mentah utama di pasar internasional dipengaruhi oleh berbagai faktor, antara lain penurunan produksi minyak mentah AS yang mencapai lebih dari 1 juta bopd akibat cuaca dingin ekstrem yang melanda wilayah Texas, serta kepastian Federal Reserve AS bahwa suku bunga akan tetap rendah untuk sementara waktu menyebabkan nilai tukar Dollar AS melemah sehingga investor mengalihkan investasi pada pasar ekuitas dan komoditas.

Harga minyak mentah Februari juga dipengaruhi oleh backwardation pada pasar future minyak mentah yang dipicu oleh optimisme akan perbaikan permintaan minyak mentah seiring pendistribusian vaksin Covid-19 dan pemotongan produksi negara-negara produsen minyak,” ujar Tim Harga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Kamis (4/3/2021)

Faktor lainnya adalah Pertemuan ke-26 Joint Ministerial Monitoring Committee (JMMC) tanggal 3 Februari 2021 yang menyepakati untuk melanjutkan pemotongan produksi sebesar 7,2 juta bopd hingga bulan Maret 2021. Selain itu, proyeksi permintaan minyak mentah global untuk tahun 2021 yaitu IEA dalam laporan bulan Februari 2021, diperkirakan naik 5,4 juta bopd menjadi 96,4 juta bopd. OPEC dalam laporan bulan Februari 2021, diperkirakan naik sebesar 5,79 juta bopd
menjadi 96,1 juta bopd.

"Laporan EIA bulan Februari 2021 yang menyatakan penurunan stok minyak mentah AS bulan Februari 2021 sebesar 12,7 juta barel menjadi 463 juta barel dibandingkan stok minyak mentah bulan Januari 2021," tulisnya.

Baca Juga: IHSG Diprediksi Menguat, Cermati Saham Ini

Sementara untuk kawasan Asia Pasifik, kenaikan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh pembelian minyak mentah yang berkelanjutan untuk minyak mentah Timur Tengah dari penyulingan Asia-Pasifik, termasuk China, India dan Jepang.

“Peningkatan permintaan gasoline terutama di China, akibat pergeseran dari transportasi umum menjadi kendaraan pribadi dan mulai pulihnya aktifitas industri di India, juga mempengaruhi harga minyak mentah di Asia Pasific,” imbuh Tim Harga.

Selengkapnya perkembangan harga rata-rata minyak mentah utama di pasar Internasional pada bulan Februari 2021 dibandingkan bulan Januari 2021 sebagai berikut:

- Dated Brent naik sebesar USD7,38 per barel dari USD54,84 per barel menjadi USD 62,22 per barel.
- WTI (Nymex) naik sebesar USD 6,96 per barel dari USD52,10 per barel menjadi USD59,06 per barel.
- Basket OPEC naik sebesar USD6,49 per barel dari USD 54,38 per barel menjadi USD 60,87 per barel.
- Brent (ICE) naik sebesar USD6,96 per barel dari USD 55,32 per barel menjadi USD62,28 per barel.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Prediksi Ngeri Goldman...
Prediksi Ngeri Goldman Sachs: Harga Minyak Brent Bakal Meroket ke USD120 per Barel
Harga Minyak Mendidih...
Harga Minyak Mendidih 1% saat Houthi Blokade Arab Saudi, Bakal Tembus USD100 per Barel?
Dolar AS Makin Ganas...
Dolar AS Makin Ganas di Tengah Perang, Harga Minyak Tembus USD90 per Barel
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Iran Beri Ancaman Ekstrem...
Iran Beri Ancaman Ekstrem Soal Energi Global: Minyak untuk Semua atau Tidak Sama Sekali
Jalur Ini Lebih Berbahaya...
Jalur Ini Lebih Berbahaya jika Ditutup Iran, Harga Minyak Bisa Tembus USD200 per Barel
Menhaj Buka Peluang...
Menhaj Buka Peluang BPIH Haji 2027 Turun jika Harga Minyak Dunia Terus Merosot
DPR Minta Pemerintah...
DPR Minta Pemerintah Evaluasi Harga BBM Non-Subsidi Pascaanjloknya Harga Minyak Dunia
Uni Emirat Arab Resmi...
Uni Emirat Arab Resmi Keluar dari OPEC, Harga Minyak Bakal Meledak?
Rekomendasi
3 Tersangka Kasus Suap...
3 Tersangka Kasus Suap Dana Hibah Pokmas Jatim Beri Rp6,9 M agar Dapat Jatah
BNPP Dorong Percepatan...
BNPP Dorong Percepatan PLBN Seimanggaris, Perkuat Gerbang Negara yang Terhubung ke Koridor Ekonomi BIMP-EAGA
Serangan AS ke Iran...
Serangan AS ke Iran Tak Punya Strategi, Apakah Trump Sudah Putus Asa?
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved