ICW: Pengawasan Korupsi Lemah di Masa Pandemi

Jum'at, 05 Maret 2021 - 15:18 WIB
loading...
ICW: Pengawasan Korupsi...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Peneliti Indonesia Corruption Watch (ICW) Agus Sunaryanto mengatakan, pandemi Covid-19 yang terjadi sepanjang tahun 2020 berpengaruh pada lemahnya pengawasan korupsi. Hal ini terbukti dari sejumlah kasus korupsi yang terjadi di tahun lalu termasuk dugaan korupsi yang berkaitan dengan dana bantuan sosial untuk masyarakat terdampak Covid-19.

"Memang situasinya karena di tengah pandemi ketika terjadi social distancing ini juga berpengaruh karena pada prakteknya pengawasan akhirnya menjadi sangat melemah," ujarnya pada Market Review IDX Channel, Jumat (5/3/2021).



Menurut dia, pemerintah juga terlihat tidak siap dalam menghadapi pandemi Covid-19 yang pada awalnya terjadi di Wuhan sejak akhir tahun 2019, sehingga koordinasi antara lembaga untuk melakukan upaya pencegahan tidak dilakukan secara optimal.

"Banyak sekali anggaran yang sudah dikeluarkan pemerintah baik untuk program pemulihan ekonomi dan juga termasuk penyaluran kesehatan yang cukup besar. bahkan di daerah-daerah diminta untuk melakukan refocusing terhadap anggaran yang dimiliki untuk mencegah dan mengantisipasi dampak sosial ekonomi yang muncul akibat pandemi," tuturnya.

Dia juga menyayangkan Indeks Persepsi Korupsi (IPK) atau Corruption Perception Index (CPI) Indonesia pada tahun 2020 berada pada skor 37 dengan peringkat 102 dari 180 negara. Skor ini turun 3 poin dari tahun 2019. Indeks yang turun ini akan menghambat bisnis dunia usaha di Indonesia. Untuk itu, pengawasan terhadap potensi korupsi perlu ditingkatkan.



"Kalau indeks korupsi kita turun berarti ada yang salah. Bisa saja masa pandemi ini dimanfaatkan oleh oknum untuk mengeruk keuntungan. Apalagi jumlah yang direalokasi dari APBN untuk penanganan dan pemulihan ekonomi ini sangat besar. Menurut saya ini sangat ironis di tengah pandemi," tandasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
SPPSN Dukung Pemberantasan...
SPPSN Dukung Pemberantasan Korupsi di Pertamina
Mars Ega Legowo Putra...
Mars Ega Legowo Putra Jadi Plt Dirut Pertamina Patra Niaga Gantikan Riva Siahaan
Pulihkan Kepercayaan...
Pulihkan Kepercayaan Masyarakat, Ini yang Akan Dilakukan Pertamina
Permintaan Maaf Dirut...
Permintaan Maaf Dirut Pertamina Soal Sengkarut Tata Kelola Minyak
OJK Buka Suara usai...
OJK Buka Suara usai Kantornya Digeledah KPK
BI Buka Suara Soal Kantornya...
BI Buka Suara Soal Kantornya Digeledah KPK Terkait Dana CSR
5 Negara Paling Korup...
5 Negara Paling Korup di Dunia versi Transparency, Indonesia Urutan Berapa?
Gawat! Mentan Amran...
Gawat! Mentan Amran Endus Pergerakan Calo Proyek di Kementan
Mantan Pegawai Terjerat...
Mantan Pegawai Terjerat Kasus Korupsi, Asuransi Jasindo Dukung Penuh Proses Hukum di KPK
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Indonesia U-17 vs Korea Selatan U-17: Pembuktian Garuda Muda di Piala Asia
Arus Balik, Gerbang...
Arus Balik, Gerbang Tol Cikatama Dipadati Kendaraan dari Trans Jawa Malam Ini
Wartawan Ditemukan Tewas...
Wartawan Ditemukan Tewas di Hotel Kebon Jeruk, Wajah dan Badannya Lebam
Berita Terkini
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
5 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
6 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
7 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
7 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
9 jam yang lalu
Wajib Tahu, Ini Cara...
Wajib Tahu, Ini Cara Hitung dan Bayar Pajak Kendaraan di Jakarta
10 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved