Impor Beras hanya untuk Stok Dianggap Tidak Masuk Akal

Sabtu, 06 Maret 2021 - 20:59 WIB
loading...
Impor Beras hanya untuk...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi mengatakan alasan pemerintah mengimpor beras ketika stok masih tinggi adalah untuk menambah cadangan. Hal ini dilakukan untuk mencegah kondisi terburuk.

"Beras hasilnya tahun ini akan baik, tapi biar bagaimana pun pemerintah mesti punya cadangan atau yang disebut iron stock," ujarnya di Jakarta, Jumat (5/2). ( Baca juga:Mendag Lutfi Jelaskan Kontradiksi Impor Beras Satu Juta Ton )

Ketua Umum Asosiasi Bank Benih dan Teknologi Tani Indonesia (AB2TI) Dwi Andreas Santosa mengatakan bahwa pernyataan itu tidak masuk akal. Sebab, daya tahan beras layak pakai itu hanya sekitar enam bulan.

"Impor 1-1,5 juta ton, terus mau dikemanakan kalau sudah diimpor? Mau dibuang lagi? Karena umur beras sudah enam bulan tidak layak konsumsi," katanya kepada MNC Portal Indonesia, Sabtu (6/3/2021).

Menurutnya, beras tersebut akan merembes ke pasar. Hal itu akan membuat harga beras semakin jatuh. "Kalo rembes ke pasaran akan menekan harga beras lebih ke bawah," ujarnya.

Untuk itu, ia meminta agar pemerintah membatalkan dulu keputusan impor tersebut. Menurutnya, sebaiknya pemerintah menunggumu sampai bulan Agustus, karena bulan tersebut data produksi beras dipastikan sudah pasti. ( Baca juga:Heboh Asteroid Apophis, Inilah 10 Asteroid yang Mengancam Bumi di Tahun 2020 )

"Keputusan ini memengaruhi psikologi pasar. Meski beras belum masuk, tapi akan menekan harga. Jadi walaupun itu baru keputusan, belum dikerjakan. Harusnya pahamlah teman-teman di pemerintah," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dampak Perang Iran,...
Dampak Perang Iran, Harga Beras Asia Cetak Rekor Tertinggi dalam Dua Tahun
Cadangan Beras Pemerintah...
Cadangan Beras Pemerintah Menuju 5 Juta Ton, Mentan Amran: Aman 11 Bulan ke Depan
Ada Ancaman Godzilla...
Ada Ancaman Godzilla El Nino, Akankah Produksi Beras 2026 Aman?
Bagian dari Negosiasi...
Bagian dari Negosiasi Tarif Trump, Indonesia Bakal Impor Beras AS 1.000 Ton
Harga Beras Tak Boleh...
Harga Beras Tak Boleh Naik, Mentan Amran: Yang Diserang Pemerintah
Jaga Stabilitas Harga...
Jaga Stabilitas Harga dan Pasokan Beras, Perpadi Ungkap Apa Saja Instrumen Pentingnya
Kadis Pertanian Merauke:...
Kadis Pertanian Merauke: CSR dan Optimasi Lahan Berhasil Tingkatkan Produksi dan Stabilkan Harga Beras
Di Komisi IV DPR, Mentan:...
Di Komisi IV DPR, Mentan: Stok Beras Capai 4,6 Juta Ton, Cukup 11 Bulan ke Depan
Harga Beras Dunia Turun...
Harga Beras Dunia Turun Drastis karena Indonesia Tak Impor Tahun Ini?
Rekomendasi
Tingkatkan Layanan Kesehatan...
Tingkatkan Layanan Kesehatan di Rumah Sakit, RS Pelni Gelar Pelatihan AI
Kasus Wanita Disekap...
Kasus Wanita Disekap 3 Tahun di Bandung, Uya Kuya Desak Polisi Tangkap Pelaku
Tantri Kotak Jadi Korban...
Tantri Kotak Jadi Korban Penipuan, Uang Rp10 Miliar Diduga Dibawa Kabur Teman Sendiri
Berita Terkini
IHSG Siang Anjlok 1,29%...
IHSG Siang Anjlok 1,29% ke 6.037, Sektor Keuangan dan Energi Jadi Pemberat
Komut Pertamina Mochamad...
Komut Pertamina Mochamad Iriawan: Investasi Terbaik Bangsa pada Manusia
Uang Beredar di Mei...
Uang Beredar di Mei 2026 Capai Rp10.415,9 Triliun, BI: Tumbuh 10,8 Persen
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan...
Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan Baju Bekas Ilegal Senilai Rp37,4 Miliar
Bangun SDM Unggul, Pertamina...
Bangun SDM Unggul, Pertamina Gandeng Kemnaker Perkuat Kompetensi dan Budaya K3
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu, Reform Syndicate Sodorkan 5 Rekomendasi Taktis
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved