Jadi Mitra Resmi Prakerja 2021, STUDiLMU Siapkan Ribuan Kursus Daring

Sabtu, 06 Maret 2021 - 16:26 WIB
loading...
Jadi Mitra Resmi Prakerja...
Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Penyelenggara kursus online berlangganan pertama di Indonesia, STUDiLMU, menjadi salah satu mitra resmi pemerintah dalam program Kartu Prakerja tahun 2021. Kerjasama ini merupakan kelanjutan dari kemitraan dengan PMO Kartu Prakerja yang telah berlangsung sejak tahun lalu.

Seiring dengan berkembangnya teknologi dalam bidang pendidikan, sistem pembelajaran kini dapat dilakukan tanpa mengenal jarak dan waktu. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh STUDiLMU untuk membantu para profesional yang ingin meningkatkan kompetensi mereka.

STUDiLMU telah berpengalaman lebih dari 13 tahun dalam pengembangan manusia dan diawali dengan nama BusinessGrowth, yang telah dikenal oleh banyak korporasi nasional dan multinasional, dalam meningkatkan pengembangan karyawan perusahaannya.

Baca juga: Ditanya Kartu Prakerja Calon Pengantin, Begini Jawaban Manajemen Pelaksana

Berbagai program pelatihan, lokakarya publik, komunitas, seminar, konferensi, kelas daring, penasihat karir, kursus produksi video, perangkat lunak Learning Management System (LMS), hingga virtual classroom didesain sedemikian rupa guna membantu proses pembelajaran sesuai dengan kebutuhan masing-masing peserta.

CEO STUDiLMU, Berny Gomulya mengatakan, STUDiLMU hadir dengan misi “Enlightening Indonesia” dengan menyediakan pengalaman belajar berkualitas tinggi, mudah diakses, dan dapat dijangkau oleh banyak orang, terutama pada masa program Kartu Prakerja berlangsung.

"Kami sangat bangga dapat menjadi mitra resmi pemerintah sebagai lembaga pelatihan untuk menyukseskan program Kartu Prakerja 2021 dan percaya bahwa Kartu Prakerja dapat membantu para pekerja meningkatkan pengetahuan dan keahlian di bidang masing-masing,” ujarnya, Sabtu (6/3/2021).

Baca juga: Kemendikbud Lanjutkan Program Pelatihan Kerja dan Wirausaha, Cek Link

Seperti diketahui, Kartu Prakerja 2021 gelombang 12 resmi dibuka pada 21 Februari. Seperti tahun sebelumnya, program pengembangan kompetensi berupa bantuan biaya ini ditujukan bagi pekerja/buruh yang dirumahkan, pencari kerja, pelaku usaha mikro dan kecil yang kehilangan pekerjaan dan/atau mengalami penurunan daya beli akibat pandemi Covid-19, serta pekerja yang membutuhkan peningkatan kompetensi.

Dalam menyukseskan program Kartu Prakerja, kata Berny, STUDiLMU menyediakan ribuan kursus dalam berbagai bidang dengan instruktur yang berpengalaman.

Memiliki modul kursus yang lengkap, pelatihan Kartu Prakerja di STUDiLMU dilakukan secara daring, sehingga pelatihan dapat dilakukan kapan pun dan dimana pun dengan mudah. Di akhir sesi, sertifikasi online juga akan diberikan kepada peserta.

“Sejalan dengan misi kami, STUDiLMU berharap dapat menjadi solusi mudah bagi siapapun yang ingin meningkatkan pengetahuan dan keterampilan mereka selama program Kartu Prakerja 2021,” tambah Berny.

Baca juga: Alasan di Balik Perekrutan 2.500 Pekerja China di Proyek Smelter

Lebih lanjut dia memaparkan, STUDiLMU memiliki berbagai program gratis bonus Kartu Prakerja, yakni SiPECI, dan SiPEKA. Program Bingkaimu SiPEKA (Bimbingan Kerja STUDiLMU Pencari Kerja) ditujukan untuk para peserta Kartu Prakerja yang sedang mempersiapkan diri mencari pekerjaan, sedangkan Bingkaimu SiPECI (Bimbingan Kerja STUDiLMU Pembinaan Usaha Kecil) ditujukan untuk para peserta Kartu Prakerja yang sedang mempersiapkan bidang usaha atau hendak mengembangkan bisnisnya. "Kedua program ini dapat diperoleh secara gratis dan dilakukan selama 10 hari secara intensif," sebut dia.

Berny menambahkan, pada tahun 2020 STUDiLMU telah meluluskan ratusan ribu peserta Kartu Prakerja dan aplikasi STUDiLMU telah diakses oleh lebih dari lima juta pengguna di Indonesia.

"Program Kartu Prakerja STUDiLMU 2021 dapat diperoleh di tiga mitra pembelian Kartu Prakerja pemerintah, yakni Tokopedia, Bukalapak, dan Pijar Mahir," pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kemenko Perekonomian...
Kemenko Perekonomian Usul Prabowo Lanjutkan Program Kartu Prakerja
Kebutuhan Green Job...
Kebutuhan Green Job Diproyeksikan Capai 4,4 Juta di 2030
Coming Soon, Program...
Coming Soon, Program Kartu Prakerja Segera Dibuka Lagi Pertengahan 2024
Bukti Nyata, Mayoritas...
Bukti Nyata, Mayoritas Alumni Kartu Prakerja Masih Jadi Pengangguran
Ada Kabar LPDP Dialihkan...
Ada Kabar LPDP Dialihkan ke Kartu Prakerja, Begini Penjelasan Menko Airlangga
Tahun Ini, Anggaran...
Tahun Ini, Anggaran Bantuan Kartu Prakerja Naik Jadi Rp4,8 Triliun
Kartu Prakerja Dinilai...
Kartu Prakerja Dinilai Memberi Peluang Masyarakat Tingkatkan Keterampilan
Pendaftaran Akun Baru...
Pendaftaran Akun Baru Pelatihan Prakerja Masih Dibuka, Ini Beragam Pilihan Kelas Skill Academy
Pendaftaran Akun Prakerja...
Pendaftaran Akun Prakerja 2024 Dibuka, Simak Persyaratannya
Rekomendasi
Resmi Rujuk, Pihak Clara...
Resmi Rujuk, Pihak Clara Shinta Sebut Ada Konsekuensi Jika Suami Langgar Perjanjian Damai
Mantan Ketua Ombudsman...
Mantan Ketua Ombudsman Terima Rumah hingga Uang Miliaran di Kasus Korupsi Tambang Nikel
Elon Musk Triliuner...
Elon Musk Triliuner Pertama di Dunia, Kekayaannya Rp19.706,5 Triliun Setara 73 Kali Anggaran MBG
Berita Terkini
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Aliran Modal Asing Mulai...
Aliran Modal Asing Mulai Masuk, Rupiah Membaik Tinggalkan Rp18.000 per Dolar AS
Beban Berat Kelas Menengah...
Beban Berat Kelas Menengah di Tengah Kenaikan Pertamax jadi Rp16.250/Liter
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved