Waskita Jual Saham Tol Semarang-Batang, BPJT: Belum Ada Laporan
Senin, 08 Maret 2021 - 13:45 WIB
loading...
A
A
A
Adapun nilai transaksi divestasi ini senilai Rp1,5 triliun. RDPT berbasis ekuitas dibentuk oleh Manajer Investasi yakni PT Samuel Aset Management (SAM) dan sebagai Bank Kustodian yakni PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
Baca juga: Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran Rampung, Ongkos Logistik Bisa Turun
Saat ini WTR memiliki saham sebesar 40 persen pada ruas PT Jasamarga Semarang Batang, yaitu Badan Usaha Jalan Tol pemilik konsesi tol Semarang-Batang.
Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto pun mengatakan, divestasi yang dilakukan pihaknya akan memperoleh penerimaan dana sebesar Rp1,5 triliun. Penerimaan dari hasil divestasi ini akan dapat mendukung proses bisnis WTR ke depannya.
"Setelah menandatangani CSPA, kami masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan secara proper dan mematuhi ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan Sale Purchase Agreement (SPA) antara kami dengan RDPT-SAM JT," ujar Septiawan.
Baca juga: Tol Cengkareng-Batu Ceper-Kunciran Rampung, Ongkos Logistik Bisa Turun
Saat ini WTR memiliki saham sebesar 40 persen pada ruas PT Jasamarga Semarang Batang, yaitu Badan Usaha Jalan Tol pemilik konsesi tol Semarang-Batang.
Direktur Utama WTR Septiawan Andri Purwanto pun mengatakan, divestasi yang dilakukan pihaknya akan memperoleh penerimaan dana sebesar Rp1,5 triliun. Penerimaan dari hasil divestasi ini akan dapat mendukung proses bisnis WTR ke depannya.
"Setelah menandatangani CSPA, kami masih harus melakukan pemenuhan persyaratan administrasi dan memastikan proses divestasi dilakukan secara proper dan mematuhi ketentuan yang berlaku sebelum penandatanganan Sale Purchase Agreement (SPA) antara kami dengan RDPT-SAM JT," ujar Septiawan.
Lihat Juga :