China Butuh 30 Tahun Lagi untuk Jadi Raksasa Manufaktur Dunia

Rabu, 10 Maret 2021 - 06:21 WIB
loading...
A A A
Ia saat ini menjadi anggota Konferensi Permusyawaratan Politik Rakyat Tiongkok (CPPCC), badan penasihat teratas untuk pemerintah. Meskipun China masih memasok sejumlah besar produk konsumen dan industri, output manufakturnya sebagai bagian dari ekonominya telah menurun.

Tahun lalu, manufaktur menyumbang sedikitnya lebih dari seperempat Produk Domestik Bruto (PDB), level terendah sejak 2012. "Rasio output manufaktur terhadap PDB telah menurun terlalu dini dan terlalu cepat," kata Miao dalam pidato kepada delegasi CPPCC di Aula Besar Rakyat di Beijing.

"Industri manufaktur China telah membuat pencapaian besar dalam beberapa tahun terakhir, tetapi situasi saat ini tidak cukup kuat dan komprehensif. Tetapi tidak baik bukan berarti fundamental berubah," tambah Miao.

Perang Teknologi

China juga menyusun rancangan rencana ekonominya untuk lima tahun ke depan. Ia ingin mempercepat pengembangan teknologi canggih dari chip ke kecerdasan buatan. Inisiatif ini mengiringi hadangan pada akses China ke teknologi AS di bawah pemerintahan Trump. Perusahaan China seperti Huawei telah terputus dari pembelian komponen penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Rupiah, BI dan...
Perkuat Rupiah, BI dan Bank Sentral China Perdalam Penguatan Transaksi Tanpa Dolar AS
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan...
AS Sanksi Perusahaan-perusahaan China, Ekspor Minyak Iran Merosot 80%
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, China dan Saudi Aramco Gelar Pertemuan Darurat
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
10 Negara Produsen Pertanian...
10 Negara Produsen Pertanian Terbesar di Dunia, Indonesia Urutan Berapa?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
Rekomendasi
Buka Peluang Global,...
Buka Peluang Global, BRImo Kini Hadirkan Reksa Dana USD Batavia untuk Investor
Desa Les Bali Sukses...
Desa Les Bali Sukses Padukan Wisata dan Pelestarian Alam lewat Program DSA
Pangdivif 2 Kostrad...
Pangdivif 2 Kostrad Mayjen TNI Primadi Pimpin Sertijab Jabatan Strategis, Ini Namanya
Berita Terkini
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
Harga Emas Antam Naik...
Harga Emas Antam Naik Rp18.000, Buyback Melonjak Rp46.000 per Gram
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Pastikan Kualitas BBM dengan Pengelolaan Impurities di Kilang
Elon Musk Jadi Kuadriliuner...
Elon Musk Jadi Kuadriliuner Pertama di Dunia, Seberapa Banyak Uangnya?
Bank Mantap Dorong Penerapan...
Bank Mantap Dorong Penerapan Gaya Hidup Ramah Lingkungan di Sekolah
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved