Ekonomi Nasional Bisa Pulih Cepat, Syaratnya? Ini Kata Ekonom Senior UGM
Jum'at, 12 Maret 2021 - 08:43 WIB
loading...
A
A
A
Edhie memprediksi bila pemerintah bisa mempercepat belanja ekonomi secara masif di tahun 2021, maka pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa positif di antara angka 4 +/- 1 persen dengan syarat kedua, yaitu program vaksinasi dapat menciptakan 70% herd-immunity pada akhir tahun 2021.
Menurut dia, hal tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi kreatif unsur-unsur domestik dan internasional terutama dalam ketersedian vaksin. “Kita bersyukur vaksin asal Inggris sudah juga hadir dan akan tersedia dalam jumlah 11,3 juta sampai akhir tahun 2021 nanti," katanya.
Edhie juga optimistis program penghapusan PPnBM dan aturan DP nol persen untuk KKB dan properti dapat menggairahkan penjualan kendaraan bermotor bila perbankan segera ikut menurunkan tingkat bunga khususnya bunga KKB dan KPR sesegera mungkin."Saya berharap penurunan tingkat bunga pinjaman perbankan terjadi dalam waktu yang tidak lama beriringan dengan kebijakan pemerintah penghapusan PPnBM dan DP nol persen dari Bank Indonesia, untuk menciptakan momentum bergairahnya kedua sektor ini," jelasnya.
Dia menambahkan, kolaborasi kreatif antara Pemerintah, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan serta sektor swasta dan masyarakat melalui vocal points komunitas-komunitas harus lebih intens lagi di tahun ini. “Indonesia ini satu. Sejak dilahirkan sampai sekarang, ya Indonesia ini tetap satu. Karena itu, syarat mutlak sembuhnya kesehatan dan ekonomi nasional adalah team-works yang satu, menyatu, dan solid. Banyak orang pintar di negeri ini, namun untuk keluar dari pandemi ini, team-works yang satu dan solid adalah syarat utama, dan ini harus terus disemaikan dan dipupuk dengan membangun integritas serta kepercayaan bersama-sama. Syarat mutlak ini," paparnya.
Menurut dia, hal tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi kreatif unsur-unsur domestik dan internasional terutama dalam ketersedian vaksin. “Kita bersyukur vaksin asal Inggris sudah juga hadir dan akan tersedia dalam jumlah 11,3 juta sampai akhir tahun 2021 nanti," katanya.
Edhie juga optimistis program penghapusan PPnBM dan aturan DP nol persen untuk KKB dan properti dapat menggairahkan penjualan kendaraan bermotor bila perbankan segera ikut menurunkan tingkat bunga khususnya bunga KKB dan KPR sesegera mungkin."Saya berharap penurunan tingkat bunga pinjaman perbankan terjadi dalam waktu yang tidak lama beriringan dengan kebijakan pemerintah penghapusan PPnBM dan DP nol persen dari Bank Indonesia, untuk menciptakan momentum bergairahnya kedua sektor ini," jelasnya.
Dia menambahkan, kolaborasi kreatif antara Pemerintah, Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan serta sektor swasta dan masyarakat melalui vocal points komunitas-komunitas harus lebih intens lagi di tahun ini. “Indonesia ini satu. Sejak dilahirkan sampai sekarang, ya Indonesia ini tetap satu. Karena itu, syarat mutlak sembuhnya kesehatan dan ekonomi nasional adalah team-works yang satu, menyatu, dan solid. Banyak orang pintar di negeri ini, namun untuk keluar dari pandemi ini, team-works yang satu dan solid adalah syarat utama, dan ini harus terus disemaikan dan dipupuk dengan membangun integritas serta kepercayaan bersama-sama. Syarat mutlak ini," paparnya.
(aby)
Lihat Juga :