Studi Stanchart: RI Masuk Negara Favorit untuk Investasi di Asia Tenggara
Selasa, 16 Maret 2021 - 14:55 WIB
loading...
A
A
A
Studi kedua oleh Standard Chartered tentang strategi dan tantangan pertumbuhan internasional yang dihadapi para CFO dan Treasurer di AS, Inggris, Jerman, dan Prancis menunjukkan bahwa, terlepas dari ketidakpastian yang disebabkan oleh pandemi global dan dampak ekonomi yang terkait pandemi, pasar luar negeri tetap menjadi kunci utama pertumbuhan.
Baca Juga: Kiamat Sudah Dekat (1): Tanda Itu Datang dari Sungai Eufrat dan Kongo
Studi ini juga mengungkapkan adanya perhatian yang lebih besar pada investasi dalam teknologi digital, penggunaan dana yang tertahan, dan meningkatkan fokus pada masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam kaitannya dengan perdagangan dan rantai pasokan.
Selagi perusahaan melihat ke depan ke dalam situasi pascapandemi, prioritas mereka mengalami pergeseran, yakni adanya penurunan prioritas pada hal-hal terkait kegagalan rantai pasokan (turun 2% menjadi 50%) serta kebutuhan likuiditas (turun 2% menjadi 47%), dan kenaikan prioritas terkait peningkatan investasi dalam digitalisasi untuk memobilisasi likuiditas (naik 4% hingga 66%), dan isu ESG (naik 5% hingga 23%).
Baca Juga: Kiamat Sudah Dekat (1): Tanda Itu Datang dari Sungai Eufrat dan Kongo
Studi ini juga mengungkapkan adanya perhatian yang lebih besar pada investasi dalam teknologi digital, penggunaan dana yang tertahan, dan meningkatkan fokus pada masalah lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG) dalam kaitannya dengan perdagangan dan rantai pasokan.
Selagi perusahaan melihat ke depan ke dalam situasi pascapandemi, prioritas mereka mengalami pergeseran, yakni adanya penurunan prioritas pada hal-hal terkait kegagalan rantai pasokan (turun 2% menjadi 50%) serta kebutuhan likuiditas (turun 2% menjadi 47%), dan kenaikan prioritas terkait peningkatan investasi dalam digitalisasi untuk memobilisasi likuiditas (naik 4% hingga 66%), dan isu ESG (naik 5% hingga 23%).
(fai)
Lihat Juga :