Ini Dia Emiten Kakap Penerima BLT Subsidi Gaji di Aussie

Kamis, 18 Maret 2021 - 18:04 WIB
loading...
Ini Dia Emiten Kakap...
Qantas salah satu emiten maskapai penerbangan di Australia penerima subsidi upah. FOTO/Forbes
A A A
JAKARTA - Ownership Matters secara khusus tertarik menganalisa kesehatan keuangan perusahaan yang menerima pembayaran subsidi upah diAustralia. Hal itu dilakukan dengan membandingkan posisi keuangan selama enam bulan terakhir tahun 2020, seperti yang tercatat dalam laporan keuangan dengan enam bulan terakhir tahun 2019.

Baca Juga: Mantap! BLT Subsidi Gaji di Aussie Dongkrak Cuan Emiten Kakap

Berdasarkan hasil temuan perusahaan konsultan tata kelola perusahaan tersebut, ada 34 entitas bursa melaporkan peningkatan pendapatan dari tingkat pra-pandemi setelah menerima total subsidi upah sebesar $284 juta. Sesuai perhitungan, subsidi gaji senilai $284 juta menyumbang 20 persen dari pembayaran JobKeeper yang diterima oleh entitas ASX 300 dalam enam bulan terakhir tahun 2020.

"Jelas ini material bagi beberapa perusahaan daripada yang lain," kata Ownership Matters kepada kliennya seperti dikutip dari ABC News, di Jakarta, Kamis (17/3/2021).

"Karena entitas ini adalah penerima manfaat signifikan dari subsidi pemerintah pada periode di mana mereka melaporkan metrik pendapatan positif dalam enam bulan hingga 31 Desember 2020, investor harus mencermati keberlanjutan pendapatan di periode mendatang," imbuhnya.

Baca Juga: Wih Top! 88.700 Pengangguran di Australia Kembali Kerja

Berdasarkan laporan, emiten penerima subsidi gaji terbesar di Australia, di antaranya Qantas ($726 juta), Crown Resorts ($254 juta), Flight Center ($195 juta), Star Entertainment Group ($152 juta), Eagers Automotive ($129 juta) dan G8 Education ($102 juta).
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemerintah NSW Beri...
Pemerintah NSW Beri Jalur Cepat Proyek Sydney Senilai Rp25 T Besutan Iwan Sunito
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
One Global Capital Gelar...
One Global Capital Gelar Roadshow, Hadir di Kota Utama Indonesia dan Asia
One Global Capital Perluas...
One Global Capital Perluas Portofolio Resor melalui Hotel Butik di Parramatta
Impor Darurat, Dua Kargo...
Impor Darurat, Dua Kargo LPG dari Australia Masuk Minggu Ini
Bangun Food Estate,...
Bangun Food Estate, Airlangga Sebut Tanah Merauke Lebih Baik dari Australia
10 Negara Paling Cocok...
10 Negara Paling Cocok untuk Solo Traveling, Aman dan Ramah Wisatawan
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Rekomendasi
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Mutasi Kejagung, Dirdik...
Mutasi Kejagung, Dirdik Jampidsus hingga Dirdik III Jamintel Diganti
Berita Terkini
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Infografis
Penerima Bansos 2026...
Penerima Bansos 2026 Wajib Tahu! Ini Penjelasan Desil yang Jadi Penentu Kelayakan Bantuan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved