Alat Tes Covid-19 Produksi Kalbe Bisa Jadi Syarat Perjalanan Orang

Jum'at, 19 Maret 2021 - 20:25 WIB
loading...
A A A
Henry mengklaim, keunggulan alat tersebut berupa kenyamanan. Sebab, bisa dilakukan secara mandiri dan tidak perlu ada teknik khusus pengambilan sampel. Hal ini berbeda dengan RT-PCR yang pengambilan sampelnya melalui hidung.

Hasil tes pun memiliki keakuratan yang setara RT-PCR. Selanjutnya hasil yang didapatkan juga sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Untuk melakukan tes Covid-19 saliva ini, masyarakat harus merogoh kocek sebesar Rp488.000.

Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 6.279, DKI dan Jabar Tertinggi

Namun, manajemen memberikan harga khusus sampai 31 Maret 2021, dimana, masyarakat hanya perlu membayar sebesar Rp400.000. "Dibandingkan harga PCR terutama yang layanan di hari yang sama, ini harganya sangat jauh lebih efisien (hanya Rp400 ribu)," tuturnya.

Henry mengatakan alat tes ini bisa digunakan dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun Henry menyarankan agar mereka yang ingin menggunakan alat ini tidak mengkonsumsi apapun selama 30 menit sebelum menjalankan tes. Hal itu guna mendapatkan hasil lebih akurat. "Siapa yang bisa menggunakan? Selama pasien tersebut sudah bisa mengeluarkan ludah, itu bisa dilakukan pemeriksaannya," tuturnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wabah HMPV Merebak di...
Wabah HMPV Merebak di China: Akankah Jadi Pandemi Berikutnya setelah Covid-19?
Berkat Gas dan Rem Jokowi,...
Berkat 'Gas dan Rem' Jokowi, Indonesia Selamat dari Badai Krisis Ekonomi
MNC Life Gandeng Kalbe...
MNC Life Gandeng Kalbe Farma Gelar Seminar Kenali Kanker Payudara Sejak Dini
Restrukturisasi Kredit...
Restrukturisasi Kredit Covid BNI Turun Jadi Rp25,8 T per Maret 2024
Ambil Bagian dalam Pembangunan...
Ambil Bagian dalam Pembangunan Berkelanjutan, Kalbe Raih Proper Emas
Bauran EBT Masih Jauh...
Bauran EBT Masih Jauh dari Target, Menteri ESDM Salahkan Covid
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
Rekomendasi
Ketua Umum Partai Perindo...
Ketua Umum Partai Perindo Angela Tanoesoedibjo Hadiri Harlah ke-28 PKB di JCC Malam Ini
Menimbang Bioetanol...
Menimbang Bioetanol Berbasis Tetes Tebu
Bea Cukai Bali Nusra...
Bea Cukai Bali Nusra Musnahkan Barang Ilegal Senilai Lebih dari Rp11,2 Miliar
Berita Terkini
Ada Perusahaan Menolak...
Ada Perusahaan Menolak Didata Sensus Ekonomi 2026, Siap-siap! Dibina Kemenperin
Kemitraan untuk Meningkatkan...
Kemitraan untuk Meningkatkan Kualitas Layanan buat Nasabah
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Komitmen Dukung Ekonomi Nasabah Pensiunan lewat Toko Aice Manado
Dirut Pertamina Patra...
Dirut Pertamina Patra Niaga Pastikan Layanan SPBU di Palembang Optimal
Lokasi PFII Belum Final,...
Lokasi PFII Belum Final, Purbaya: Nanti yang Nentuin Menteri Keuangan
Permintaan Hunian Tetap...
Permintaan Hunian Tetap Tinggi, Alam Sutera Kembangkan Kawasan Residensial Baru
Infografis
Serupa tapi Tak Sama,...
Serupa tapi Tak Sama, Ini Beda Tes PCR Covid-19 dan Cacar Monyet
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved