Alat Tes Covid-19 Produksi Kalbe Bisa Jadi Syarat Perjalanan Orang

Jum'at, 19 Maret 2021 - 20:25 WIB
loading...
Alat Tes Covid-19 Produksi Kalbe Bisa Jadi Syarat Perjalanan Orang
Ilustrasi foto/Dok Kemenparekraf
A A A
JAKARTA - Manajemen PT Kalbe Farma Tbk mencatat, tes diagnostik Covid-19 melalui sampel air liur (saliva) manusia dapat digunakan sebagai syarat melakukan perjalanan di dalam negeri. Itu karena saliva diuji melalui metode Reverse Transcription Loop Mediated Isothermal Amplification (RT LAMP).

Metode itu dapat mendeteksi secara spesifik asam nukleat yang merupakan material genetik dari virus Covid-19. Direktur PT Innolab Sains Internasional (KALGen Innolab) Henry Sukardi mengatakan, tes Covid-19 melalui saliva dengan metode RT-LAMP adalah tes molekuler yang termasuk dalam kategori Nucleic Acid Amplification Test (NAAT).

Karena itu, Pemerintah melalui Menteri Kesehatan memberikan persetujuan penggunaan RT LAMP. Persetujuan itu dituangkan dalam Keputusan Menteri Kesehatan Nomor HK. 01.07/ MENKES/446/2021. Dengan begitu, tes ini pun dapat digunakannya sebagai syarat perjalanan orang.

Baca juga: Wuih Top! Kalbe Farma Kantongi Lisensi Obat Corona Rp15 Triliun

"Karena ini sudah masuk dalam KMK 446. Kalau untuk (syarat) perjalanan di dalam negeri atau di Indonesia, itu bisa digunakan. Kalau keluar negeri, setiap negara mempunyai kebijakan masing-masing. Sehingga harus dilihat kebijakannya lebih lanjut," ujarnya dalam konferensi pers secara virtual, Jumat (19/3/2021).

Henry mengklaim, keunggulan alat tersebut berupa kenyamanan. Sebab, bisa dilakukan secara mandiri dan tidak perlu ada teknik khusus pengambilan sampel. Hal ini berbeda dengan RT-PCR yang pengambilan sampelnya melalui hidung.

Hasil tes pun memiliki keakuratan yang setara RT-PCR. Selanjutnya hasil yang didapatkan juga sangat cepat, hanya membutuhkan waktu sekitar 2 jam. Untuk melakukan tes Covid-19 saliva ini, masyarakat harus merogoh kocek sebesar Rp488.000.

Baca juga: Kasus COVID-19 Bertambah 6.279, DKI dan Jabar Tertinggi

Namun, manajemen memberikan harga khusus sampai 31 Maret 2021, dimana, masyarakat hanya perlu membayar sebesar Rp400.000. "Dibandingkan harga PCR terutama yang layanan di hari yang sama, ini harganya sangat jauh lebih efisien (hanya Rp400 ribu)," tuturnya.

Henry mengatakan alat tes ini bisa digunakan dari anak-anak hingga orang dewasa. Namun Henry menyarankan agar mereka yang ingin menggunakan alat ini tidak mengkonsumsi apapun selama 30 menit sebelum menjalankan tes. Hal itu guna mendapatkan hasil lebih akurat. "Siapa yang bisa menggunakan? Selama pasien tersebut sudah bisa mengeluarkan ludah, itu bisa dilakukan pemeriksaannya," tuturnya.
Halaman :
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1713 seconds (11.252#12.26)