Buka MBloc Market, Menkop Teten Ingin UMKM Makin Digdaya

Sabtu, 20 Maret 2021 - 16:00 WIB
loading...
Buka MBloc Market, Menkop...
Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki dalam acara pembukaan MBloc Market untuk publik di Jakarta, Jumat (19/3/2021). Foto/Ist
A A A
JAKARTA - Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan, pihaknya terus berupaya memunculkan sosok-sosok local heroes usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) . Local heroes tersebut berupa entitas usaha yang menjadi inspirasi, mampu memberdayakan, memiliki brand kuat, serta mengambil peran sebagai aggregator dan offtaker dalam proses juga mekanisme bisnisnya.

Menurutnya, local heroes inilah yang kemudian menjadi lokomotif-lokomotif yang membawa gerbong-gerbong Usaha Mikro Kecil dalam ekosistem usahanya untuk naik kelas dan masuk ke sektor formal.

Baca Juga: Jadi Faktor Pendorong Ekonomi, Bisnis UMKM Perlu Diproteksi

"Saya mengutarakan harapan dan ajakan untuk semua agar terus berkolaborasi dan bersinergi dalam upaya bersama memulihkan, membangkitkan, dan mengembangkan UMKM Indonesia. Agar nantinya bermunculan banyak wirausaha muda produktif yang konsisten meningkatkan nilai tambah serta berinovasi tanpa henti untuk berjaya di pasar lokal dan digdaya di pasar global (ekspor)," tegas Teten dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (20/3/2021).

Menurut Teten, MBloc Market, yang mulai hari ini telah dibuka untuk umum, merupakan salah satu milestone penting menuju kedigdayaan brand lokal serta kejayaan UMKM Indonesia.

"Saya kira tempat seperti M Bloc Market ini bisa jadi showcase produk produk UMKM yang berkualitas karena ini dikurasi dengan ketat. Ini bagus untuk membranding agar brand lokal sejajar dengan brand besar. Saya mengapresiasi setinggi-tingginya kehadiran MBloc Market tidak hanya sebagai etalase produk-produk brand lokal keren, namun juga sebagai buah dari sinergi dan kolaborasi beragam stakeholder. Ini patut menjadi referensi kita bersama dalam upaya mengembangkan UMKM ke depan," katanya.

Teten menjelaskan, saat ini tren pasar semakin dinamis bergerak, di mana pendekatan industrialisasi dan manufaktur besar bukan lagi jadi daya tarik utama, melainkan narasi sustainability, originalitas, dan pemberdayaan bersama.

"Menariknya UMKM artisan lokal kita mengeksplorasi banyak ranah-ranah tersebut. Nilai tradisional, budaya kustom, hingga sentuhan teknologi modern adalah formula wajib bagi suksesnya kebangkitan UMKM Indonesia bahkan di mata dunia," tambahnya.

Teten menilai, MBloc Market telah mengadopsi 3 semangat yang menjadi panduan kuratorial sekaligus jiwa dari MBloc Market. Pertama Wellness, tentang aspek dampak baiknya bagi user atau konsumen dari produk tersebut. Kedua Traceability, baik penggunaan bahan baku terbaik yang tetap mengusung nilai keberlanjutan. Ketiga Locality, unsur kelokalan yang mutlak harus menjadi narasi utama produk.

Baca Juga: Putuskan Hubungan, Rezim Kim Jong-un Ancam Malaysia

"MBloc Market menghadirkan produk dari UMKM artisan di kategori perawatan tubuh dan pangan seperti makanan minuman kemasan, bumbu, hingga produk segar (ikan, daging dan sayur). Ini adalah produk-produk yang menunjukkan resiliensi tinggi dan permintaannya cenderung meningkat selama pandemi," ujarnya.

Sementara itu, CEO MBloc Market Handoko Hendroyono menjelaskan, saat ini konsumen telah berubah dan mengapresiasi adanya brand lokal dan karya anak-anak muda. Terbukti, kata Handoko, saat soft opening respon konsumen sangat bagus dengan penjualan yang tinggi.

"Dengan adanya MBloc Market menambah optimisme. Saat ini konsumen berubah, sangat mengapresiasi brand lokal anak-anak muda," ujarnya.

Dia juga mengakui, 70% produk yang dijual di MBloc Market adalah buatan UMKM. Menurutnya, dengan kurasi yang ketat, pihaknya optimistis UMKM akan berjaya di pasar lokal dan digdaya di pasar global.

"Yang dari luar 15%, selebihnya brand lokal. Mayoritas UMKM 70%, namun pemain lama tetap ada. Mengutamakan 70% brand lokal dan dikurasi ketat. Keseriusan kurasi menjadi kunci," tambahnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Bukan Sekadar Bisnis,...
Bukan Sekadar Bisnis, Sektor Keuangan Mikro Integrasikan Kelestarian Alam ke Dalam Ekosistem UMKM
Penjelasan soal Aturan...
Penjelasan soal Aturan Tarif PPh Final 0,5% Kini Khusus buat UMKM
Dari Keinginan Bahagiakan...
Dari Keinginan Bahagiakan Orang Tua, Lahir Warung Irine Gresik
Ribuan Penonton Final...
Ribuan Penonton Final PFL 2026 Ciptakan Peluang Ekonomi bagi Pengusaha Ultra Mikro
Makin Dicintai Dunia,...
Makin Dicintai Dunia, Batik Ramah Lingkungan Asal Semarang Sukses Mendunia lewat LinkUMKM BRI
Rekomendasi
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Petani dan Pelaku UMKM...
Petani dan Pelaku UMKM Sumut, Riau, hingga Aceh Kirim Hasil Kerajinan Lidi ke China
RCTI Hadirkan Sinetron...
RCTI Hadirkan Sinetron Komedi Komunal Terbaru Tobat Jatuh Cinta, Kisah Empat Janda di Kampung Sindang Barang!
Berita Terkini
Mandatori B50 Buka Peluang...
Mandatori B50 Buka Peluang Swasembada Energi dan Jadikan Indonesia Pionir Energi Bersih
Bitcoin Melemah Usai...
Bitcoin Melemah Usai FOMC, Indodax Ingatkan Manajemen Risiko
Pascadamai AS-Iran:...
Pascadamai AS-Iran: Kapal Raksasa Ini Tembus Selat Hormuz, Krisis Energi Global Mulai Mereda?
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Rupiah Hari Ini Masih...
Rupiah Hari Ini Masih Terseok-seok ke Posisi Rp17.804 per Dolar AS
JustMarkets Luncurkan...
JustMarkets Luncurkan Trading Saham SpaceX untuk Klien
Infografis
5 Manfaat Makan Kurma...
5 Manfaat Makan Kurma Saat Sahur dan Buka Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved