Ayo Dicek, Kemenperin Buka D1 Analisis Kimia dan Pengolahan Limbah Industri Gula
Sabtu, 20 Maret 2021 - 19:00 WIB
loading...
A
A
A
Oleh karena itu, Kepala BPSDMI Arus Gunawan menjelaskan bahwa Program D1 ini merupakan bentuk dukungan terhadap pertumbuhan dan perkembangan industri gula serta implementasi dari peningkatan kompetensi SDM melalui program BPSDMI, yaitu Link and Match dengan industri.
Baca Juga: Kubu Moeldoko Akui Nazaruddin Senjata Strategis, Targetnya Cikeas Mendekat
Sebelumnya, Politeknik AKA Bogor telah melakukan kerja sama dengan Samora Group Indonesia terkait bidang penjaminan mutu industri pangan tahun 2019-2020 yang dinilai sangat memenuhi harapan sehingga kerja sama diperpanjang pada tahun 2021 terkait bidang lainnya, yaitu analisis kimia dan pengolahan limbah industri.
Head of Human Capital Samora Group Indonesia Bambang Yapri menyampaikan rasa terima kasih kepada BPSDMI karena telah memfasilitasi program D1 ini. Bambang juga menjelaskan bahwa perusahaan yang terlibat dalam kerja sama ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu PT Sentra Usaha Jayatama di Cilegon, PT Andalan Furnindo di Bekasi, dan melibatkan karyawan dan calon karyawan lulusan SMA dari PT Sukses Mantap Sejahtera di Nusa Tenggara Barat.
Harapannya, program D1 ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sehingga dapat mengembangkan SDM industri serta mendorong industri gula rafinasi di Indonesia.
Baca Juga: Kubu Moeldoko Akui Nazaruddin Senjata Strategis, Targetnya Cikeas Mendekat
Sebelumnya, Politeknik AKA Bogor telah melakukan kerja sama dengan Samora Group Indonesia terkait bidang penjaminan mutu industri pangan tahun 2019-2020 yang dinilai sangat memenuhi harapan sehingga kerja sama diperpanjang pada tahun 2021 terkait bidang lainnya, yaitu analisis kimia dan pengolahan limbah industri.
Head of Human Capital Samora Group Indonesia Bambang Yapri menyampaikan rasa terima kasih kepada BPSDMI karena telah memfasilitasi program D1 ini. Bambang juga menjelaskan bahwa perusahaan yang terlibat dalam kerja sama ini tersebar di berbagai wilayah Indonesia, yaitu PT Sentra Usaha Jayatama di Cilegon, PT Andalan Furnindo di Bekasi, dan melibatkan karyawan dan calon karyawan lulusan SMA dari PT Sukses Mantap Sejahtera di Nusa Tenggara Barat.
Harapannya, program D1 ini dapat berjalan dengan baik dan menghasilkan lulusan yang siap kerja dan memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri sehingga dapat mengembangkan SDM industri serta mendorong industri gula rafinasi di Indonesia.
(fai)
Lihat Juga :