Bos PT Pos: BLT Jurus Pemerintah Pacu Ekonomi
Rabu, 24 Maret 2021 - 20:43 WIB
loading...
A
A
A
Sejak awal 2021, Indonesia terus berusaha melakukan percepatan pemulihan ekonomi, dimulai pada kuartal III 2020 dan beberapa sektor yang juga pulih dengan sangat cepat. Untuk proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia, pada 2021 OECD baru saja merevisi proyeksi Indonesia pada 2021 antara 4%-4,9%.
Hal itu seiring dengan proyeksi IMF juga sekitar 4,8%. Proyeksi dari pemerintah sendiri antara 4,5% -5,3% , dimana kontribusi signifikan dari sisi permintaan, pemulihan konsumsi dan ekspor. Sebab itu, menkeu berharap percepatan pemulihan akan semakin cepat terutama pada kuartal II 2021 tahun dan akan terus berlanjut hingga kuartal terakhir 2021.
"Jika itu terjadi tentunya maka kami harus melakukannya. menyesuaikan kebijakan artinya stimulus dan dukungan yang datang dari fiskal dan moneter tentu akan disesuaikan tergantung pada percepatan dan kekuatan pemulihan ekonomi, tetapi kami sangat berharap dan optimis," kata dia.
Baca Juga: Kabar Baik! Kantor Pos Tambah Penerima BLT Rp300.000 per Bulan
Sebagai informasi, BLT tahun 2021 yang merupakan program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah terdiri atas tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan dalam empat tahap langsung kepada penerima melalui bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Program Sembako sebesar Rp200.000 per bulan per kepala keluarga hingga Desember 2021 mendatang yang juga disalurkan melalui perbankan untuk dibelanjakan bahan pangan di tempat yang telah ditentukan. Selain itu, bantuan tunai juga mencakup BST sebesar Rp300.000 per bulan per kepala keluarga yang disalurkan melalui Pos Indonesia.
Hal itu seiring dengan proyeksi IMF juga sekitar 4,8%. Proyeksi dari pemerintah sendiri antara 4,5% -5,3% , dimana kontribusi signifikan dari sisi permintaan, pemulihan konsumsi dan ekspor. Sebab itu, menkeu berharap percepatan pemulihan akan semakin cepat terutama pada kuartal II 2021 tahun dan akan terus berlanjut hingga kuartal terakhir 2021.
"Jika itu terjadi tentunya maka kami harus melakukannya. menyesuaikan kebijakan artinya stimulus dan dukungan yang datang dari fiskal dan moneter tentu akan disesuaikan tergantung pada percepatan dan kekuatan pemulihan ekonomi, tetapi kami sangat berharap dan optimis," kata dia.
Baca Juga: Kabar Baik! Kantor Pos Tambah Penerima BLT Rp300.000 per Bulan
Sebagai informasi, BLT tahun 2021 yang merupakan program pemulihan ekonomi yang dilakukan pemerintah terdiri atas tiga program, yakni Program Keluarga Harapan (PKH) yang disalurkan dalam empat tahap langsung kepada penerima melalui bank yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara), Program Sembako sebesar Rp200.000 per bulan per kepala keluarga hingga Desember 2021 mendatang yang juga disalurkan melalui perbankan untuk dibelanjakan bahan pangan di tempat yang telah ditentukan. Selain itu, bantuan tunai juga mencakup BST sebesar Rp300.000 per bulan per kepala keluarga yang disalurkan melalui Pos Indonesia.
(nng)
Lihat Juga :