Hadiri Musda Jatim, Bahlil Ungkap Eksekusi Investasi Mangkrak ala Hipmi
Rabu, 24 Maret 2021 - 22:17 WIB
loading...
Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia hadir sebagai pembicara Hipmi Fest di Surabaya pada hari ini. Kegiatan ini merupakan bagian dari Musyawarah Daerah (Musda) XIV Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi) Badan Pengurus Daerah (BPD) Jawa Timur.
Dia mengungkapkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, realisasi investasi di provinsi Jawa Timur (Jatim) sepanjang tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mencapai Rp78,4 triliun.
“Artinya sekalipun terjadi pandemi Covid, tapi realisasi investasi Jawa Timur itu lebih tinggi ketimbang tidak pandemi. Ini kondisinya,” ujar Bahlil, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Rois Maming Terpilih Pimpin HIPMI Jawa Timur Gantikan Mufti Anam
Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019 tersebut menambahkan bahwa realisasi investasi terbesar di provinsi Jawa Timur selama periode 2016-2020 disumbang oleh Kabupaten Gresik (Rp70,4 triliun), Kota Surabaya (Rp64,0 triliun), Kabupaten Pasuruan (Rp48 triliun), dan Kabupaten Sidoarjo (Rp30,4 triliun).
“Secara kebetulan, bupatinya ini kader Hipmi, baik bupati Gresik maupun bupati Sidoarjo. Walikotanya juga adalah anak muda. Saya punya keyakinan ke depan, Jawa Timur itu akan betul-betul ditopang oleh tiga daerah ini,” ucap Bahlil.
Baca juga: Wih Mantap! UEA Siap Investasi Rp144 Triliun ke SWF RI
Dia mengungkapkan, dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, realisasi investasi di provinsi Jawa Timur (Jatim) sepanjang tahun 2020 lebih tinggi dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, yaitu mencapai Rp78,4 triliun.
“Artinya sekalipun terjadi pandemi Covid, tapi realisasi investasi Jawa Timur itu lebih tinggi ketimbang tidak pandemi. Ini kondisinya,” ujar Bahlil, Rabu (24/3/2021).
Baca juga: Rois Maming Terpilih Pimpin HIPMI Jawa Timur Gantikan Mufti Anam
Pria yang pernah menjabat sebagai Ketua Umum Hipmi periode 2015-2019 tersebut menambahkan bahwa realisasi investasi terbesar di provinsi Jawa Timur selama periode 2016-2020 disumbang oleh Kabupaten Gresik (Rp70,4 triliun), Kota Surabaya (Rp64,0 triliun), Kabupaten Pasuruan (Rp48 triliun), dan Kabupaten Sidoarjo (Rp30,4 triliun).
“Secara kebetulan, bupatinya ini kader Hipmi, baik bupati Gresik maupun bupati Sidoarjo. Walikotanya juga adalah anak muda. Saya punya keyakinan ke depan, Jawa Timur itu akan betul-betul ditopang oleh tiga daerah ini,” ucap Bahlil.
Baca juga: Wih Mantap! UEA Siap Investasi Rp144 Triliun ke SWF RI
Lihat Juga :