IPDMIP Dukung Kementan Latih Petani Kendalikan Hama
Kamis, 25 Maret 2021 - 02:26 WIB
loading...
Kepala BPPSDMP Kementan, Dedi Nursyamsi (kanan) memantau kondisi tanaman di sela kunjungan kerja di daerah. (Foto: Dok. BPPSDMP)
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) dan Integrated Participatory Development and Management of Irrigation Program (IPDMIP) secara rutin menggelar Sekolah Lapang (SL) khususnya pengamatan hama tanaman bagi petani di kawasan irigasi pada 74 kabupaten di 16 provinsi. Pengendalian hama ini di kawasan irigasi Namgakara, Kecamatan Pekat, Kabupaten Dompu, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), belum lama ini.
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mendukung langkah IPDMIP khususnya SL terkait pengamatan hama. Pasalnya, dalam kondisi apapun, pertanian tidak boleh berhenti meskipun di tengah pandemi Covid-19.
(Baca juga:Kabar Gembira, TPP Penyuluh Pertanian Luwu Utara Naik)
“Kita sebagai masyarakat pertanian harus tetap melakukan kegiatan pertanian. Penyuluh pun harus turun ke lapangan mendampingi dan mengawal petani dalam produksi pertanian,” kata Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).
Hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Dalam berbagai kesempatan Mentan Syahrul menekankan pada ketahanan pangan maka penyuluh dan petugas harus mengambil peran di Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani).
Kepala Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementan (BPPSDMP) Kementan, Dedi Nursyamsi mendukung langkah IPDMIP khususnya SL terkait pengamatan hama. Pasalnya, dalam kondisi apapun, pertanian tidak boleh berhenti meskipun di tengah pandemi Covid-19.
(Baca juga:Kabar Gembira, TPP Penyuluh Pertanian Luwu Utara Naik)
“Kita sebagai masyarakat pertanian harus tetap melakukan kegiatan pertanian. Penyuluh pun harus turun ke lapangan mendampingi dan mengawal petani dalam produksi pertanian,” kata Dedi Nursyamsi dalam keterangan tertulisnya, Kamis (25/3/2021).
Hal itu sejalan dengan instruksi dan arahan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo. Dalam berbagai kesempatan Mentan Syahrul menekankan pada ketahanan pangan maka penyuluh dan petugas harus mengambil peran di Komando Strategis Pembangunan Pertanian (KostraTani).
Lihat Juga :