PTBA Tutup Anak Usaha Perdagangan Batubara

Kamis, 25 Maret 2021 - 08:51 WIB
loading...
PTBA Tutup Anak Usaha...
Ilustrasi. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) melakukan penutupan dan likuidasi terhadap Anthrakas Pte. Ltd (Anthrakas). Adapun Antharakas dimiliki oleh entitas anak usaha PTBA, yaitu PT Bukit Asam Prima (PT BAP).

Dikutip dari keterbukaan informasi BEI, kegiatan Usaha Anthrakas bergerak dalam bidang perdagangan batu bara dan telah beroperasi secara komersial sejak tahun 2014, namun di tahun 2020 dan 2021 tidak ada aktivitas usaha yang dilakukan oleh Anthrakas. Adapun penutupan dan likuidasi terhadap Anthrakas dilakukan pada 22 Maret 2021, dimana PT BAP telah menyetujui penutupan Anthrakas sebagaimana dimuat dalam Minutes of Extraordinary General Meeting Anthrakas (Minutes of EGM).

"Berdasarkan Minutes of EGM tersebut, juga telah dilakukan penunjukan likuidator yaitu Joshua James Taylor dan Chew Ee Ling yang keduanya berasal dari Kantor Alvarez & Marsal (SE Asia) Pte.Ltd yang beralamat di Six Battery Road, #16-01/02, Singapura 049909," bunyi keterangan resmi PTBA, Kamis (25/3/2021).

Baca Juga: PTBA Targetkan Produksi 29,5 Juta Ton di 2021

PTBA menyampaikan, penutupan tersebut dilakukan sehubungan dengan rencana restrukturisasi/perampingan grup Perseroan dalam rangka bertransformasi menjadi perusahaan yang agile. Dengan dilakukannya penutupan tersebut tidak memiliki dampak terhadap Perseroan mengingat belum adanya kontribusi terhadap keuangan Perseroan secara konsolidasian.

Investasi Perseroan melalui PT BAP dengan penyetoran modal pada Anthrakas sebesar 2,1 juta dolar AS. Maka dengan memperhatikan Ekuitas Perseroan per tanggal 31 Desember 2020 (Audited) yang tercatat sebesar Rp16,94 Triliun, penutupan Anthrakas tidak termasuk transaksi material. Total Aset Anthrakas per 31 Desember 2020 (Audited) tercatat sebesar Rp29,06 miliar.

Baca Juga: IHSG Rontok Tiga Hari Beruntun, Simak Faktor Pemicunya

Oleh karena itu setelah penutupan, Perseroan akan menghentikan pengakuan Aset (termasuk setiap Goodwill) dan Liabilitas pada nilai tercatatnya. Jumlah yang sebelumnya diakui dalam Penghasilan Komprehensif Lain juga direklasifikasi ke Laporan Laba Rugi atau dialihkan secara langsung ke Saldo Laba dan sisa investasi terdahulu diakui sebesar nilai wajarnya. Setiap perbedaan antara nilai tercatat sisa investasi pada tanggal hilangnya pengendalian dan nilai wajarnya diakui dalam Laporan Laba Rugi.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Perusahaan Diduga...
10 Perusahaan Diduga Manipulasi Nilai Ekspor Sawit, Gapki Buka Suara
DSI Diminta Tak Kuasai...
DSI Diminta Tak Kuasai Perdagangan Sawit, Fokus ke Pengawasan Digital
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Kebijakan Ekspor Satu...
Kebijakan Ekspor Satu Pintu Picu Kepanikan Petani Sawit, Harga TBS Turun Drastis
Danantara Sumberdaya...
Danantara Sumberdaya Indonesia Resmi Jadi BUMN Khusus Ekspor
Didukung Danantara,...
Didukung Danantara, PaDi UMKM Perkuat Ekosistem Pengadaan Digital BUMN dan UMKM
Presiden Prabowo Bekali...
Presiden Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin Perusahaan BUMN di PFLP 2026
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Rekomendasi
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Timnas Indonesia dan...
Timnas Indonesia dan Oman Tiba, Lautan Suporter Padati Stadion GBK
Youth ESG Maritime 2026...
Youth ESG Maritime 2026 Dorong Generasi Muda Ciptakan Solusi Nyata bagi Krisis Lingkungan Laut
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
Robi Darwis, Anak Emas...
Robi Darwis, Anak Emas Gerald Vanenburg di Piala AFF U-23 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved