Kadin Catat 17.387 Perusahaan Daftar Vaksinasi Gotong Royong
Kamis, 25 Maret 2021 - 18:54 WIB
loading...
Ilustrasi vaksinasi. Foto/SINDOnews/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Program Vaksinasi Gotong Royong atau mandiri disambut baik oleh dunia usaha. Saat ini Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia tengah menghimpun data perusahaan peserta yang hingga kini sudah mencapai lebih dari 17.387 perusahaan pendaftar.
"Jumlah pendaftar mengalami penambahan sejak tahap pertama pendaftaran dibuka. Hingga kini Batch 2 ditutup, total pendaftar mencapai sedikitnya 17.387 perusahaan dengan total vaksinasi mencapai 8.665.363 orang," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3/2021).
Baca juga: Gandeng Kadin, Vaksinasi Mandiri Ditargetkan untuk 10 Juta Orang
Dia menuturkan, sektor industri padat karya atau manufaktur yang mendaftar di vaksin.kadin.id mencapai 981 perusahaan. Setiap perusahaan padat karya bisa mendaftarkan vaksinasi untuk karyawan dan keluarga karyawannya mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu orang.
Sementara itu, sektor perdagangan, ekspor/impor dan ritel mencapai 4.882 perusahaan pendaftar. Konstruksi dan infrastruktur mencapai 1.119 dan sektor jasa mencapai 1.403 perusahaan, dan sektor-sektor industri lainnya. "Datanya masih bergerak terus dan masih banyak perusahaan yang mau daftar di tahap 3," kata Rosan.
"Jumlah pendaftar mengalami penambahan sejak tahap pertama pendaftaran dibuka. Hingga kini Batch 2 ditutup, total pendaftar mencapai sedikitnya 17.387 perusahaan dengan total vaksinasi mencapai 8.665.363 orang," ujar Ketua Umum Kadin Indonesia Rosan P. Roeslani dalam keterangan tertulis, Kamis (24/3/2021).
Baca juga: Gandeng Kadin, Vaksinasi Mandiri Ditargetkan untuk 10 Juta Orang
Dia menuturkan, sektor industri padat karya atau manufaktur yang mendaftar di vaksin.kadin.id mencapai 981 perusahaan. Setiap perusahaan padat karya bisa mendaftarkan vaksinasi untuk karyawan dan keluarga karyawannya mencapai ribuan, bahkan puluhan ribu orang.
Sementara itu, sektor perdagangan, ekspor/impor dan ritel mencapai 4.882 perusahaan pendaftar. Konstruksi dan infrastruktur mencapai 1.119 dan sektor jasa mencapai 1.403 perusahaan, dan sektor-sektor industri lainnya. "Datanya masih bergerak terus dan masih banyak perusahaan yang mau daftar di tahap 3," kata Rosan.
Lihat Juga :