Segmen Mobil 2.500 cc Engga Cuma Butuh PPnBm, Tapi Juga 'Diskon' Kandungan Lokal

Jum'at, 26 Maret 2021 - 10:45 WIB
loading...
Segmen Mobil 2.500 cc...
Dalam segem mobil 2.500 cc rasanya yang dibutuhkan bukan hanya diskon PPnBm saja, tapi juga butuh diskon terkait kandungan lokal. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Pemerintah memastikan mobil dengan mesin 1.500 cc sampai 2.500 cc juga akan mendapatkan diskon PPnBM (pajak penjualan atas barang mewah). Namun, sanyangnya cuma dua model yang memenuhi kriteria Tingkat komponen dalam negeri (TKDN) 70%.

Saat ini yang bisa dipastikan bakal dapat perluasan diskon PPnBM ini hanya Toyota Kijang Innova dan Toyota Fortuner. Seperti diketahui kedua mobil buatan PT Toyota Motor Manufacturing Indonesia (TMMIN) itu telah memiliki komponen lokal lebih dari 70%. Untuk kandungan TKDN Toyota Fortuner sebesar 75%. Sementara kandungan TKDN Kijang Innova lebih besar lagi yaitu sebanyak 85%.

Baca Juga: Perkiraan Harga Fortuner, HR-V, dan Pajero Sport, setelah Mendapat PPnBM 2.500 cc

Sebenarnya, disegmen kendaraan 2500 cc ini ada dua merek lagi yang diproduksi di Indonesia. Dua merek itu yakni Mitsubishi Pajero Sport dan Honda CR-V. Namun belum diketahui seberapa besar komponen dalam negeri yang dipakai kedua mobil tersebut.

Dalam hal ini, Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO) telah memberi saran kepada pemerintah agar menurunkan kandungan sebesar 70%. Penurunan kandungan lokal akan membuat merek mobil lain mendapatkan diskon PPnBm.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Perkuat Industri Nasional,...
Perkuat Industri Nasional, Belanja Suku Cadang Lokal SIG Tembus Rp809 Miliar
Belanja Hulu Migas 2020–2025...
Belanja Hulu Migas 2020–2025 Capai Rp725 Triliun, Serap TKDN Rp388 Triliun
IDSurvey Dorong Penggunaan...
IDSurvey Dorong Penggunaan TKDN untuk Sertifikasi Kapal
Amerika Banyak Minta,...
Amerika Banyak Minta, Menperin Pastikan Tak Ganggu Aturan TKDN
Kinerja Cemerlang PIS,...
Kinerja Cemerlang PIS, Setor Pajak Rp 1,56 Triliun dan TKDN Rp6,01 T
Aturan TKDN Dilonggarkan...
Aturan TKDN Dilonggarkan Gara-gara Tarif Trump? Menperin Buka Suara
5 Komponen Kapal Lokal...
5 Komponen Kapal Lokal Kantongi Sertifikat Klas Biro Klasifikasi Indonesia
Gaikindo: Aturan TKDN...
Gaikindo: Aturan TKDN Mobil Listrik Tetap 40 Persen hingga 2026, Ini Dampaknya!
Pajak Avanza di RI 30...
Pajak Avanza di RI 30 Kali Lipat Lebih Mahal dari Thailand, Gaikindo: Tertinggi di Dunia!
Rekomendasi
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Pembuktian Irish Bella...
Pembuktian Irish Bella jadi Produser di Film Horor Dosa, Tayang 11 Juni
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
Mobil MG Cyberster Butuh...
Mobil MG Cyberster Butuh Sokongan Dana agar Jadi Produksi Massal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved