Kartu Prakerja Tingkatkan Inklusi Keuangan dan Perluas Literasi Digital
Jum'at, 26 Maret 2021 - 21:04 WIB
loading...
Kartu Prakerja menjadi bantuan pemerintah pertama yang menggunakan sistem digital. Dimana semua peserta program ini harus memiliki rekening bank atau e-wallet. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah menyebut, Kartu Prakerja menjadi bantuan pemerintah pertama yang menggunakan sistem digital . Dimana semua peserta program ini harus memiliki rekening bank atau e-wallet.
“Program Kartu Prakerja ini telah mewajibkan untuk memiliki dompet digital atau rekening bank. Sudah tidak ada lagi bantuan tunai secara langsung melalui dinas setempat. Hal ini tidak hanya mempercepat, tetapi tepat sasaran. Ini sangat bagus,” ujar Trubus.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Daftar & Ketentuannya
Trubus juga menilai, program Kartu Prakerja ini tidak diperuntukkan hanya memenuhi pangsa pasar kerja, namun mencetak banyak wirausaha yang berkompeten.
“Program Kartu Prakerja tidak hanya bermanfaat untuk menyiapkan kompetensi untuk pasar kerja pasca pandemi. Namun dengan adanya insentif tambahan bagi alumni program, ini akan mendorong lebih banyak wirausahawan berkompeten,” kata Trubus.
Menurut Trubus, guna mencetak wirausahawan yang semakin kompeten hingga pasca pandemi nanti. Ia menyebut program ini diperlukan implementasi pengawasan yang lebih detail. Dimana perlu adanya kolaborasi bersama pemerintah daerah guna memastikan para pelaku usaha alumni Kartu Prakerja mendapatkan pelatihan yang baik, permodalan yang sesuai hingga tingkat pemasarannya.
“Pengawasan ini penting, agar para alumni program ini menjadi entrepreneur yang baik. Juga agar tidak adanya penyimpangan ataupun kesulitan dalam mendapatkan modal KUR super mikro ini,” tutupnya.
“Program Kartu Prakerja ini telah mewajibkan untuk memiliki dompet digital atau rekening bank. Sudah tidak ada lagi bantuan tunai secara langsung melalui dinas setempat. Hal ini tidak hanya mempercepat, tetapi tepat sasaran. Ini sangat bagus,” ujar Trubus.
Baca Juga: Kartu Prakerja Gelombang 16 Resmi Dibuka, Berikut Syarat Daftar & Ketentuannya
Trubus juga menilai, program Kartu Prakerja ini tidak diperuntukkan hanya memenuhi pangsa pasar kerja, namun mencetak banyak wirausaha yang berkompeten.
“Program Kartu Prakerja tidak hanya bermanfaat untuk menyiapkan kompetensi untuk pasar kerja pasca pandemi. Namun dengan adanya insentif tambahan bagi alumni program, ini akan mendorong lebih banyak wirausahawan berkompeten,” kata Trubus.
Menurut Trubus, guna mencetak wirausahawan yang semakin kompeten hingga pasca pandemi nanti. Ia menyebut program ini diperlukan implementasi pengawasan yang lebih detail. Dimana perlu adanya kolaborasi bersama pemerintah daerah guna memastikan para pelaku usaha alumni Kartu Prakerja mendapatkan pelatihan yang baik, permodalan yang sesuai hingga tingkat pemasarannya.
“Pengawasan ini penting, agar para alumni program ini menjadi entrepreneur yang baik. Juga agar tidak adanya penyimpangan ataupun kesulitan dalam mendapatkan modal KUR super mikro ini,” tutupnya.
Lihat Juga :