Nilai Ekspor Indonesia ke AS Dibidik Capai USD60 Miliar

Sabtu, 27 Maret 2021 - 12:22 WIB
loading...
Nilai Ekspor Indonesia...
Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menargetkan, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) bisa mencapai USD60 miliar. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menteri Perdagangan (Mendag) Muhammad Lutfi menargetkan, nilai ekspor Indonesia ke Amerika Serikat (AS) bisa mencapai USD60 miliar. Saat ini dalam upaya memperkuat hubungan kedua negara , Mendag melakukan kunjungan kerja ke Washington DC, Amerika Serikat (AS)

"Dengan demikian, diharapkan target nilai ekspor Indonesia ke AS sebesar USD60 miliar pada 2024 dapat tercapai," ujar dia dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (27/3/2021).

Baca Juga: Mendag Terbang ke Washington DC, Sebut AS Mitra Dagang Penting RI

Kunjungan kerja Mendag Lutfi tersebut dijadwalkan berlangsung pada 24-28 Maret 2021. Dalam kunjungan kerjanya ke AS kali ini, Mendag Lutfi menegaskan Pemerintah Indonesia akan terus memperkuat hubungan ekonomi dengan AS sebagai mitra dagang utama.

Dalam kunjungan itu, Mendag Lutfi juga bertemu secara virtual dengan para pengusaha yang tergabung dalam US-ASEAN Business Council (USABC). Mendag Lutfi dan perwakilan USABC membahas berbagai isu perdagangan dan investasi, serta tren perdagangan global.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Larang Ekspor...
Rusia Larang Ekspor Solar, Picu Kekhawatiran Baru di Pasar Energi Dunia
Transaksi Olein di JFX...
Transaksi Olein di JFX Naik Tembus Rp7,3 Triliun, Timah Ikut Menguat
Iran Tawarkan Kembali...
Iran Tawarkan Kembali Ekspor Minyak ke Jepang setelah Vakum sejak 2019
Perluas Produk Unggulan...
Perluas Produk Unggulan Maluku, 11,6 Ton Frozen Tuna Loin Diekspor ke Thailand
Indonesia Buka Peluang...
Indonesia Buka Peluang Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura
Jalur Hormuz Mulai Stabil,...
Jalur Hormuz Mulai Stabil, Saudi Aramco Kembali Ekspor Minyak setelah Mandek 4 Bulan
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Pengamat: Dugaan Manipulasi...
Pengamat: Dugaan Manipulasi Ekspor Minyak Sawit Harus Diusut demi Kepastian Hukum
Koridor Dagang Ankara...
Koridor Dagang Ankara dan Riyadh Buat Israel Ketar-ketir, Ini 3 Pemicunya
Rekomendasi
Tak Oper ke Haaland...
Tak Oper ke Haaland yang Berdiri Bebas, Sorloth Dituding Jadi Penyebab Norwegia Kalah
Aneh tapi Nyata, Gunung...
Aneh tapi Nyata, Gunung Berapi Ini Muntahkan Emas Setiap Hari
Lantik Pengurus Golkar...
Lantik Pengurus Golkar Aceh, Bahlil Instruksikan Konsolidasi dan Tambah Kursi Legislatif
Berita Terkini
Modi Incar Harta Karun...
Modi Incar Harta Karun Terlarang Australia demi Terangi Negaranya
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Nasib Belang Gurita...
Nasib Belang Gurita Bisnis Arab di Tengah Perang: Ada yang Boncos hingga Mendadak Kaya
Masa Transisi ke B50...
Masa Transisi ke B50 Berlangsung hingga September, Penyaluran Dilakukan Bertahap
Selat Hormuz Dikunci...
Selat Hormuz Dikunci Rapat Iran, Jalur Minyak Terpenting Dunia Kembali Mandek
Bendungan Sidan dan...
Bendungan Sidan dan Keureuto Diresmikan, Brantas Abipraya Perkuat Ketahanan Air dan Pangan
Infografis
Indonesia-AS Teken Perjanjian...
Indonesia-AS Teken Perjanjian Dagang Resiprokal: Kabar Baik buat 4 Juta Buruh Tekstil
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved