Cegah Akal-akalan Mudik, Wapres Sebut Ada Penangkalnya

Selasa, 30 Maret 2021 - 14:42 WIB
loading...
Cegah Akal-akalan Mudik,...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Maruf Amin mengatakan bahwa pemerintah saat ini tengah menyiapkan antisipasi kemungkinan mudik di luar tanggal pelarangan. Seperti diketahui pelarangan mudik diberlakukan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021. ( Baca juga:Wapres Sebut Literasi Wakaf Masyarakat Masih 'Alif Ba Ta' )

“Memang pelarangannya itu kan dari tanggal itu. Tapi kita tidak mempersiapkan sebelum itu. Sekarang sedang disusun, apa nanti hal-hal kalau terjadi kebocoran-kebocoran lah. Mereka yang mendahului sebelum tanggal itu sudah disiapkan penangkalannya,” kata Maruf, Selasa (30/3/2021).

Maruf mengatakan bahwa alasan pemerintah melarang mudik adalah tingginya potensi penularan covid-19. Menurutnya, meskipun kasus Covid-19 di Tanah Air saat ini cenderung rendah, namun harus tetap waspada.

“Kita sekarang ini tidak boleh apa ya, terlalu euforia. Sehingga kita wah ini sudah udah turun. Sebab kalau tidak, itu bisa akan naik seperti di negara-negara lain,” ujarnya.

Dia mengaku bahwa tahun ini lebih cepat mengumumkan pelarangan mudik dibandingkan tahun lalu. Pasalnya jika terlambat seperti tahun lalu, maka angka mudik tidak terbendung. ( Baca juga:Jhoni Allen Cs Mangkir, Kubu AHY: Mungkin Mereka Bingung Siapkan Jawaban )

“Pengalaman tahun yang lalu, libur Lebaran itu, walaupun sudah dilarang tapi karena terlambat larangannya maka yang mudik itu besar. Dampaknya seminggu kemudian sesudah Lebaran terjadi peningkatan hampir 90%,” ungkapnya.

“Melihat tahun lalu seperti itu. Itu dilarang. Nah tahun yang lalu itu telat. Karena itu kita sekarang lebih awal,” pungkasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Arus Balik 2026, Jasaraharja...
Arus Balik 2026, Jasaraharja Putera Perkuat Pantauan Lintas Gilimanuk-Ketapang
ASDP Menjaga Layanan...
ASDP Menjaga Layanan Penyeberangan Nasional Terkelola Optimal dalam Arus Mudik dan Balik Lebaran
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik...
Menhub Klaim Arus Mudik–Balik Lebaran 2026 Lebih Lancar, Kecepatan Rerata Kendaraan 81 Km/Jam
Mobilitas Masyarakat...
Mobilitas Masyarakat Selama Lebaran 2026 Tembus 147,5 Juta Orang, Naik 2,53%
Sukses Amankan Mudik...
Sukses Amankan Mudik Lebaran 2026, Kepercayaan Publik ke Polri Melesat ke Peringkat 4 Besar
Survei Indikator: Beragam...
Survei Indikator: Beragam Program Pemerintah Sukses Kawal Mudik 2026
Arus Mudik dan Balik...
Arus Mudik dan Balik 2026 Lancar, Korlantas Polri Raih Presisi Award dari Lemkapi
Rekomendasi
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
5 Kebiasaan yang Bikin...
5 Kebiasaan yang Bikin Pencernaan Sehat dan Menurunkan Berat Badan
Ditangkap Pasukan Indonesia,...
Ditangkap Pasukan Indonesia, Ulama Palestina Sheikh Miqdad Dituduh Rencanakan Pengeboman 7 Negara
Berita Terkini
AS Gempur Iran 12 Malam...
AS Gempur Iran 12 Malam Beruntun & Houthi Tembak Tanker Saudi, Harga Minyak Dunia Tembus USD96/Barel
Purbaya Bebaskan Bea...
Purbaya Bebaskan Bea Masuk Impor LPG dan Komponen Pesawat Udara
Indonesia Punya 40%...
Indonesia Punya 40% Cadangan Nikel Dunia, Anehnya Tak Bisa Pimpin Rantai Pasok Baterai Global
1.500 Pekerja Tekstil...
1.500 Pekerja Tekstil Terancam Kena PHK, Said Iqbal Ungkap Lokasinya
Relevansi Jadi Kunci...
Relevansi Jadi Kunci Utama Membangun Kekuatan Merek di Era Digital
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Infografis
Kapuspen TNI Tegaskan...
Kapuspen TNI Tegaskan Tak Ada Personel Datangi Polda Metro Jaya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved