Menristek : Inovasi Masa Depan Indonesia
Kamis, 01 April 2021 - 22:00 WIB
loading...
A
A
A
“Sedangkan yang ketiga adalah jenis bisnis kita yang masih belum sophisticated. Aktivitas-aktivitas bisnis yang ada masih sangat sederhana, yang mengandalkan praktis dasar jual beli atau assembling (perakitan). Berbeda misalnya dengan bisnis handphone, yang fitur-fitur barunya tidak akan pernah tercipta tanpa adanya inovasi dan riset yang kuat di belakangnya,” papar Bambang.
Berkaca pada kelemahan faktor ketiga tersebut, Bambang mengucapkan selamat kepada para pemenang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2021 karena terbukti lini dan kegiatan bisnisnya telah berhasil menciptakan sebuah inovasi yang layak diandalkan.
Baca Juga: Serahkan GeNose ke Menko Airlangga, Menristek Usulkan Penerapan di Pabrik
Dengan begitu, perusahaan para pemenang IDIA 2021 disebut Bambang setidaknya telah satu langkah lebih maju dalam menjemput masa depan lebih baik dibanding para kompetitornya.
“Ini bekal yang tentunya sangat penting dan bermanfaat untuk perusahaan Bapak-Ibu menatap masa depan bisnis di masa mendatang. Saya mengucapkan selamat dan turut senang atas capaian tersebut,” tegas Bambang.
Berkaca pada kelemahan faktor ketiga tersebut, Bambang mengucapkan selamat kepada para pemenang Indonesia Digital Innovation Awards (IDIA) 2021 karena terbukti lini dan kegiatan bisnisnya telah berhasil menciptakan sebuah inovasi yang layak diandalkan.
Baca Juga: Serahkan GeNose ke Menko Airlangga, Menristek Usulkan Penerapan di Pabrik
Dengan begitu, perusahaan para pemenang IDIA 2021 disebut Bambang setidaknya telah satu langkah lebih maju dalam menjemput masa depan lebih baik dibanding para kompetitornya.
“Ini bekal yang tentunya sangat penting dan bermanfaat untuk perusahaan Bapak-Ibu menatap masa depan bisnis di masa mendatang. Saya mengucapkan selamat dan turut senang atas capaian tersebut,” tegas Bambang.
(nng)
Lihat Juga :