Sektor Transportasi Sampai Ojol Diminta Jadi Prioritas Vaksinasi Pemda
Kamis, 01 April 2021 - 22:32 WIB
loading...
A
A
A
Maka dirinya menilai Pemda harus menyusun lebih baik lagi skala prioritas program vaksinasi kepada masyarakat. Sebab masih terjadi salah sasaran dalam penentuan prioritas tersebut sehingga efektivitasnya belum tercapai.
”Mayoritas Pemda masih sangat lamban dalam pemberian vaksin. Selain itu vaksin juga banyak yang salah sasaran diberikan ke kolega pejabat daerah. Itu salah! Seharusnya diberikan ke orang-orang dari sektor yang rentan,” terusnya.
Padahal kehadiran vaksin dan program vaksinasi memberikan kepastian bagi pelaku usaha, tak terkecuali bidang angkutan masal sehingga memberikan titik terang adanya perbaikan dalam aspek kehidupan termasuk dari sisi ekonomi.
Di bidang transportasi, vaksinasi berperan signifikan karena akan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan para pengguna transportasi publik termasuk transportasi berbasis online sehingga perekonomian bisa kembali menggeliat.
Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health, Griffith University Australia, dr Dicky Budiman mengatakan, para pelaku industri transportasi baik itu sopir angkot, taksi, maupun ojol sebaiknya masuk daftar prioritas vaksinasi. Sebab selain intensitas tinggi dalam berinteraksi juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di daerahnya masing-masing.
“Mereka harus dijadikan target vaksinasi Ketika golongan lansia sudah semua diberikan vaksin,” ucapnya, hari ini.
”Mayoritas Pemda masih sangat lamban dalam pemberian vaksin. Selain itu vaksin juga banyak yang salah sasaran diberikan ke kolega pejabat daerah. Itu salah! Seharusnya diberikan ke orang-orang dari sektor yang rentan,” terusnya.
Padahal kehadiran vaksin dan program vaksinasi memberikan kepastian bagi pelaku usaha, tak terkecuali bidang angkutan masal sehingga memberikan titik terang adanya perbaikan dalam aspek kehidupan termasuk dari sisi ekonomi.
Di bidang transportasi, vaksinasi berperan signifikan karena akan meningkatkan kepercayaan dan kenyamanan para pengguna transportasi publik termasuk transportasi berbasis online sehingga perekonomian bisa kembali menggeliat.
Epidemiolog dari Centre for Environmental and Population Health, Griffith University Australia, dr Dicky Budiman mengatakan, para pelaku industri transportasi baik itu sopir angkot, taksi, maupun ojol sebaiknya masuk daftar prioritas vaksinasi. Sebab selain intensitas tinggi dalam berinteraksi juga menjadi salah satu motor penggerak ekonomi di daerahnya masing-masing.
“Mereka harus dijadikan target vaksinasi Ketika golongan lansia sudah semua diberikan vaksin,” ucapnya, hari ini.
Lihat Juga :