Marak Aksi Jual Saham Perbankan, Analis Menakar Penyebabnya

Selasa, 06 April 2021 - 11:44 WIB
loading...
Marak Aksi Jual Saham...
Saham sektor perbankan mengalami penurunan akibat adanya aksi jual yang dilakukan investor belakangan ini. Analis menerangkan, apa yang melatarbelakanginya. Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Saham sektor perbankan mengalami penurunan akibat adanya aksi jual yang dilakukan investor belakangan ini. Padahal, pada awal tahun ini saham sektor perbankan menjadi primadona hingga ikut mengerek Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) naik.

Analis Binaartha Sekuritas, M Nafan Aji Gusta Utama mengatakan, terdapat sejumlah faktor yang bisa mempengaruhi maraknya aksi jual saham sektor perbankan, mulai dari aksi profit taking dan kinerja emiten perbankan.

"Jika melakukan aksi jual biasanya investor melakukan aksi profit taking dan sebenernya investor ini bisa saja dan (investor) menanti bagaimana kinerja perbankan tersebut ke depannya seperti apa, dan saya kira potensial terjadi perbaikan di tahun ini dan pemulihan ekonomi global," ujar Nafan saat dihubungi MNC Portal Indonesia, Selasa (6/4/2021).

Baca Juga: Saham Sektor Konsumer dan Ritel Bisa Jadi Pilihan Jelang Ramadhan, Tapi...

Terkait kinerja emiten perbankan, Nafan menilai hal ini bisa mengalami perbaikan pada tahun ini, dimana Bank Indonesia menetapkan suku bunga rendah yang baik untuk pemulihan dan potensi kenaikan kredit demand terutama di sektor konsumsi.

"Mudah-mudahan dengan sektor konsumsi bagus semestinya juga sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) menggeliat juga, karena terjadi peningkatan demand," kata dia.

Menurutnya, dengan pulihnya sektor UMKM dan komitmen dari pemerintah dalam hal bantuan sosial, maupun kebijakan fiskal akomodatif diharapkan bisa meningkatkan demand di sektor kredit, seperti UMKM ingin melakukan ekspansi bisnis dan ini menjadi hal menarik bagi sektor perbankan secara jangka panjang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Sepekan Ambruk...
IHSG Sepekan Ambruk 8,69%, Market Cap Menyusut Jadi Rp9.807 Triliun
IHSG Makin Parah, Hari...
IHSG Makin Parah, Hari Ini Ditutup Ambles 4,20 Persen ke 5.594
IHSG Kembali Babak Belur...
IHSG Kembali Babak Belur Siang Ini, Nyungsep 2,53% ke 5.692
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Hijau Sesaat, Lalu Ambruk Lebih dari 1%
Pjs Dirut BEI Sebut...
Pjs Dirut BEI Sebut Fundamental Pasar Saham RI Masih Bagus, Ini Buktinya
Penjelasan BEI soal...
Penjelasan BEI soal MSCI Turunkan Kasta Pasar Modal RI ke Frontier Market
Gurita Konsentrasi Saham...
Gurita Konsentrasi Saham dan Ujian Transparansi Bursa Kita
OJK Sebut Sekuritas...
OJK Sebut Sekuritas Goreng Saham BEBS Raup Untung Rp14,5 Triliun
OJK-Bareskrim Geledah...
OJK-Bareskrim Geledah Kantor Sekuritas MA Terkait Kasus Dugaan Tindak Pidana Pasar Modal
Rekomendasi
Bhakti TNI, Satgas Yonif...
Bhakti TNI, Satgas Yonif 631/Antang Bangun MCK di Dagai Puncak Jaya
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
15.080 Peserta Siap...
15.080 Peserta Siap Ikuti Riau Bhayangkara Run 2026
Berita Terkini
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
PLN EPI Targetkan Pengembangan...
PLN EPI Targetkan Pengembangan Bio-CNG Berbasis Limbah Sawit Dukung Transisi Energi
IHSG dan Rupiah Tertekan,...
IHSG dan Rupiah Tertekan, Pasar Uji Kredibilitas Sistem Keuangan Indonesia
Redam Sentimen Sell...
Redam Sentimen 'Sell Indonesia', Ini Saran dari Ekonom
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Kanda Dukung Afi Trending...
'Kanda Dukung Afi' Trending Global Jelang Pemilihan Ketum Hipmi
Infografis
Driver Online Gelar...
Driver Online Gelar Aksi Mogok Massal se-Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved