Cegah Banjir Impor, Luhut Ajak Masyarakat Lakukan Aksi Bela Negara

Rabu, 07 April 2021 - 20:40 WIB
loading...
Cegah Banjir Impor,...
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengajak seluruh masyarakat dan pelaku usaha untuk mendukung gerakan bangga buatan Indonesia di tengah ramainya barang impor masuk ke RI.

"Jadi gerakan bangga buatan Indonesia dan gerakan berwisata di Indonesia ini, dengan berbelanja produk-produk buatan Indonesia khususnya UMKM," ujar dia dalam agenda Festival Ekonomi Keuangan Digital Indonesia (FEKDI) 2021, secara virtual, Rabu (7/4/2021).

Baca Juga: Luhut Dorong Produk Lokal Jadi Tulang Pungggung Ekonomi

Kemudian kata dia, berbelanja produk itu juga, bisa menggunakan QR Code Indonesian Standard (QRIS yang merupakan standar QR Code nasional untuk pembayaran digital) di seluruh Indonesia yang sangat membantu masyarakat di masa pandemi. "Ayo sama-sama kita bela negara dengan berbelanja produk dalam negeri menggunakan QRIS untuk pemulihan ekonomi nasional," ungkap dia.

Sebelumnya, Kementerian Perdagangan terus menggaungkan campain bangga buatan Indonesia. Tujuannya, supaya produk dalam negeri berjaya di pasar global dan akhirnya bermanfaat bagi peningkatan ekspor.

Baca Juga: Ini Dia Deretan Orang Terkaya Dunia Tapi Drop Out Kuliah

Wakil Menteri Perdagangan Jerry Sambuaga mengatakan, dirinya berkali-kali mengajak para stafnya untuk mendukung dan bangga dengan produk Indonesia. Bahkan, dirinya memberikan contoh langsung dengan selalu memakai produk-produk milik dalam negeri. “Sebagai contoh apa yang saya kenakan hari ini, batik 100% karya anak bangsa. Teman-teman memakai batik menunjukan keberpihakan,” ujarnya dalam acara Forum Strategi Pengembangan Ekspor Nasional dan Sosialisasi IA-CEPA.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Bareng Luhut Temui Prabowo,...
Bareng Luhut Temui Prabowo, Chatib Basri Buka Suara soal Isu Gantikan Purbaya
Rupiah Terkapar, Dampaknya...
Rupiah Terkapar, Dampaknya Mulai Terasa ke Sektor Industri Nasional
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD,...
Rupiah Nyungsep ke Rp17.667/USD, Luhut Ingatkan OJK Punya Tugas Tambahan
Luhut Buka Suara Soal...
Luhut Buka Suara Soal Gonjang-ganjing Bursa Saham RI: Investor Global Masih Wait and See
Bea Cukai Priok Musnahkan...
Bea Cukai Priok Musnahkan BDN dan BTD, Selesaikan Masalah Kontainer Longstay
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Merawat Kebhinnekaan...
Merawat Kebhinnekaan Melalui Internalisasi Nilai Pancasila dan Penguatan Bela Negara
Rekomendasi
Polisi Temukan Uang...
Polisi Temukan Uang Fantastis Dolar AS dan Singapura dalam Brankas Saat Geledah Kafe di Cipete
Polisi Sita Uang Hampir...
Polisi Sita Uang Hampir Rp60 M dari Kafe di Cipete
Antisipasi Badai PHK...
Antisipasi Badai PHK Massal, Legislator PDIP Desak Pembinaan Keterampilan bagi Buruh Terdampak
Berita Terkini
Tokenisasi Saham AI...
Tokenisasi Saham AI Diminati Investor, Bittime Catat Kepemilikan Naik 106%
Iran-AS Memanas Lagi,...
Iran-AS Memanas Lagi, Harga Minyak Dunia Melonjak Lebih dari 6%
Pertamina Manfaatkan...
Pertamina Manfaatkan Jakarta Fair Perkuat Daya Saing UMKM Lokal
Pasar Saham RI Terancam...
Pasar Saham RI Terancam Turun Kelas, Modal Asing Bisa Kabur Rp3,6 Triliun
Sertifikasi Influencer...
Sertifikasi Influencer Kripto Dinilai Jadi Langkah Positif Bangun Ekosistem Lebih Sehat
Rupiah Kian Krasan di...
Rupiah Kian Krasan di Kisaran Rp18.000, Apa Penyebabnya?
Infografis
Ini 3 Negara Musuh AS...
Ini 3 Negara Musuh AS yang Tidak Terkena Tarif Impor Trump
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved