Bangkok Bank Akuisisi Bank Permata Rp33,66 Triliun
Rabu, 20 Mei 2020 - 20:53 WIB
loading...
A
A
A
Dia melanjutkan nasabah Bangkok Bank akan mendapatkan peningkatan akses untuk meraih peluang pertumbuhan di Indonesia. Kami juga berharap untuk terus memperluas kemitraan bisnis antara Permata dan Astra. "Kami juga ingin mengucapkan terima kasih kepada otoritas keuangan Indonesia dan Thailand, OJK dan Bank of Thailand, serta pihak-pihak berwenang terkait lainnya karena telah menyetujui dan mendukung akuisisi ini," katanya.
Sambung dia, Bangkok Bank memiliki sejarah panjang di Indonesia setelah membuka cabang pertamanya di Jakarta pada tahun 1968. "Bangkok Bank telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan kami tetap memiliki kepercayaan tinggi terhadap perekonomian Indonesia yang tangguh dan prospek masa depan yang cerah," kata Chartsiri.
Menurutnya, selama masa-masa sulit ini, ketika negara-negara bergulat dengan pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya. "Kita akan berdiri teguh bersama Permata. Bersama-sama kita akan mendukung karyawan, nasabah, dan komunitas untuk membantu mereka mengatasi tantangan-tantangan tersebut," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto mengatakan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam penyelesaian transaksi Permata. "Kami melihat bahwa sektor jasa keuangan di Indonesia tetap positif dan akan melanjutkan fokus pada pertumbuhan bisnis keuangan ritel kami. Kami berharap Bangkok Bank dan Permata dapat terus meraih kesuksesan dan dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Grup Astra dan Permata," katanya.
Group Chief Executive Standard Chartered Bill Winters mengatakan, tim Permata telah melakukan pekerjaan luar biasa dan pihaknya percaya potensi jangka panjang bisnis mereka tetap kuat. "Namun inti dari strategi kami di Indonesia kini berbeda, yang mana kami akan fokus pada bisnis cabang dengan kepemilikan seutuhnya," ujarnya.
Sambung dia, Bangkok Bank memiliki sejarah panjang di Indonesia setelah membuka cabang pertamanya di Jakarta pada tahun 1968. "Bangkok Bank telah hadir di Indonesia selama lebih dari 50 tahun dan kami tetap memiliki kepercayaan tinggi terhadap perekonomian Indonesia yang tangguh dan prospek masa depan yang cerah," kata Chartsiri.
Menurutnya, selama masa-masa sulit ini, ketika negara-negara bergulat dengan pandemi Covid-19 dan dampak ekonominya. "Kita akan berdiri teguh bersama Permata. Bersama-sama kita akan mendukung karyawan, nasabah, dan komunitas untuk membantu mereka mengatasi tantangan-tantangan tersebut," pungkasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Presiden Direktur Astra Prijono Sugiarto mengatakan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam penyelesaian transaksi Permata. "Kami melihat bahwa sektor jasa keuangan di Indonesia tetap positif dan akan melanjutkan fokus pada pertumbuhan bisnis keuangan ritel kami. Kami berharap Bangkok Bank dan Permata dapat terus meraih kesuksesan dan dapat melanjutkan kerja sama yang telah terjalin dengan baik antara Grup Astra dan Permata," katanya.
Group Chief Executive Standard Chartered Bill Winters mengatakan, tim Permata telah melakukan pekerjaan luar biasa dan pihaknya percaya potensi jangka panjang bisnis mereka tetap kuat. "Namun inti dari strategi kami di Indonesia kini berbeda, yang mana kami akan fokus pada bisnis cabang dengan kepemilikan seutuhnya," ujarnya.
Lihat Juga :