Unit Usaha Syariah Prudential Siap Spin Off Sebelum 2024
Senin, 12 April 2021 - 17:12 WIB
loading...
Sharia Government Relations, and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo. FOTO/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - PT Prudential Life Insurance (Prudential Indonesia) bersiap melakukan pemisahan usaha atau spin off di unit usaha syariah. Perusahaan menargetkan aksi korporasi pembentukan perusahaan baru tersebut tuntas sebelum 2024 mendatang.
"Kita sudah melakukan persiapan dua tahun lalu. Mudah-mudahan Prudential Indonesia bisa melakukan spin off lebih cepat dari yang sudah ditargetkan pemerintah,” ujar Sharia Government Relations, and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo di acara temu virtual, baru-baru ini.
Baca Juga: Pangeran Abu Dhabi Jadi Nama Jalan Tol di RI, Tukar Nama dengan Jokowi?
Menurut dia mempersiapkan proses spin off mencakup persiapan sumber daya manusia, administratif, hingga teknologi. Prudential pun akan mengakselerasi prosesnya pada tahun ini. Pada kesempatan yang sama, Head of Sharia Strategic Development Prudential Indonesia Bondan Margono menuturkan terkait perbedaan asuransi syariah dan konvensional.
Perbedaan terletak pasa perjanjian, peran perusahaan, pengawasan, hingga jenis investasi. Ia menjelaskan, asuransi syariah, prinsip dasarnya adalah risk sharing (berbagi risiko) maka di asuransi konvensional adalah risk transfer dengan artian investasi syariah, instrumen investasi wajib yang berbasis syariah, dan konvensional instrumen investasi tidak wajib berbasis syariah.
"Kita sudah melakukan persiapan dua tahun lalu. Mudah-mudahan Prudential Indonesia bisa melakukan spin off lebih cepat dari yang sudah ditargetkan pemerintah,” ujar Sharia Government Relations, and Community Investment Director Prudential Indonesia Nini Sumohandoyo di acara temu virtual, baru-baru ini.
Baca Juga: Pangeran Abu Dhabi Jadi Nama Jalan Tol di RI, Tukar Nama dengan Jokowi?
Menurut dia mempersiapkan proses spin off mencakup persiapan sumber daya manusia, administratif, hingga teknologi. Prudential pun akan mengakselerasi prosesnya pada tahun ini. Pada kesempatan yang sama, Head of Sharia Strategic Development Prudential Indonesia Bondan Margono menuturkan terkait perbedaan asuransi syariah dan konvensional.
Perbedaan terletak pasa perjanjian, peran perusahaan, pengawasan, hingga jenis investasi. Ia menjelaskan, asuransi syariah, prinsip dasarnya adalah risk sharing (berbagi risiko) maka di asuransi konvensional adalah risk transfer dengan artian investasi syariah, instrumen investasi wajib yang berbasis syariah, dan konvensional instrumen investasi tidak wajib berbasis syariah.
Lihat Juga :