Seperti Relaksasi Pajak Mobil, Insentif Properti Hanya Dinikmati Segelintir
Senin, 12 April 2021 - 20:14 WIB
loading...
A
A
A
Sementara pengamat ekonomi Eko Listyanto menilai insentif pajak pertambahan nilai (PPN) yang ditanggung pemerintah meyakini dampaknya dalam jangka menengah mampu menggeliatkan kembali sektor properti dan memulihkan perekonomian secara keseluruhan. Karena ini akan membantu pemulihan daya beli masyarakat dan meningkatkan konsumsi rumah tangga.
"Relaksasi PPN ini pasti akan berdampak positif pada pemulihan ekonomi. Tapi tantangannya sekarang aspek kesehatan dengan mengatasi pandemi," kata Eko.
Dia meyakini penjualan rumah akan kembali tumbuh seiring dengan membaiknya permintaan masyarakat, meski kemungkinan tidak akan tumbuh cepat. Karena kurva penanganan pandemi di Indonesia belum melandai. ( Baca juga:AS Sebut China Bertindak Kian Agresif Terhadap Taiwan )
"Pengaruhnya terasa di penjualan perumahan yang sedikit terdongkrak dibandingkan tahun lalu. Tapi naiknya akan lebih landai. Karena tidak mengakselerasi permintaan properti secara cepat," ujarnya.
Dia juga menegaskan keberhasilan kebijakan stimulus ini sangat bergantung pada respons lembaga keuangan. Baik bank maupun non bank, yang selama ini berperan penting dalam penyaluran kredit perumahan. "Pelaku sektor keuangan masih khawatir dan belum sepenuhnya yakin untuk menyalurkan kredit perumahan kepada masyarakat selama pandemi belum berakhir," katanya.
"Relaksasi PPN ini pasti akan berdampak positif pada pemulihan ekonomi. Tapi tantangannya sekarang aspek kesehatan dengan mengatasi pandemi," kata Eko.
Dia meyakini penjualan rumah akan kembali tumbuh seiring dengan membaiknya permintaan masyarakat, meski kemungkinan tidak akan tumbuh cepat. Karena kurva penanganan pandemi di Indonesia belum melandai. ( Baca juga:AS Sebut China Bertindak Kian Agresif Terhadap Taiwan )
"Pengaruhnya terasa di penjualan perumahan yang sedikit terdongkrak dibandingkan tahun lalu. Tapi naiknya akan lebih landai. Karena tidak mengakselerasi permintaan properti secara cepat," ujarnya.
Dia juga menegaskan keberhasilan kebijakan stimulus ini sangat bergantung pada respons lembaga keuangan. Baik bank maupun non bank, yang selama ini berperan penting dalam penyaluran kredit perumahan. "Pelaku sektor keuangan masih khawatir dan belum sepenuhnya yakin untuk menyalurkan kredit perumahan kepada masyarakat selama pandemi belum berakhir," katanya.
(uka)
Lihat Juga :