Airlangga: Korupsi Bikin Lapangan Kerja Mampet

Selasa, 13 April 2021 - 12:11 WIB
loading...
Airlangga: Korupsi Bikin...
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto. FOTO/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Pemerintah terus berupaya bagaimana pencegahan korupsi bisa menekan praktik-praktik di lapangan. Pasalnya korupsi dampaknya besar menghambat pertumbuhan ekonomi.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengungkapkan korupsi ternyata merugikan masyarakat dan bangsa. Salah satunya menghambat investasi dan pencipataan lapangan kerja.

"Upaya pencegahan korupsi dilingkungan ini menjadi penting karena praktek korupsi terbukti menghambat laju investasi pertumbuhan ekonomi dan pembukaan lapangan kerja," ujar Airlangga Hartato dalam video virtual, Selasa (13/4/2021).

Baca Juga: Amburadul! Data Penerima Bansos Banyak yang Fiktif

Menurut dia strategi pembrantasan korupsi sangat penting karena memberi acuan baik di kementerian atau lembaga dan Pemerintah Darerah. Hal ini dalam Undang-Udang 7/2006 dan Perpres. "Strategi pencegahan korupsi bisa jadi acuan seluruh organisasi lembaga di negeri ini," bebernya.

Baca Juga: Menkeu: Pencegahan Korupsi Jangan Cuma Slogan

Dia menambahkan sejumlah kebijakan pemerintah telah fokus pada upaya pencegahan korupsi. Salah satunya adanya UU CIpta Kerja. "Para pemangku kepentingan gunakan peta dengan format berbeda beda sehingga timbulkan permasalahan sengketa tanah dan pelaksanaan pembangunan yang tidak sesuai dengan tata ruang," jelasnya.
(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3,88 Juta Lowongan Kerja...
3,88 Juta Lowongan Kerja Ramah Lingkungan Bakal Terbuka di 2026, Catat Sektor Industrinya
Bertemu PM Belarus,...
Bertemu PM Belarus, Airlangga Dorong Penguatan Kerja Sama Pangan hingga Energi
Airlangga Kunjungi Belarus,...
Airlangga Kunjungi Belarus, Bidik Kerja Sama Teknologi Modern Alat Pertanian
Harga Plastik Meroket...
Harga Plastik Meroket 100%, Pemerintah Siapkan Stimulus untuk Industri
Rupiah Ambruk, Dolar...
Rupiah Ambruk, Dolar AS Tembus Rp17.300, Ini Respons Pemerintah
Separuh Pengusaha RI...
Separuh Pengusaha RI Setop Ekspansi 5 Tahun ke Depan, Lapangan Kerja Terancam Lesu
Ketum PB WI Airlangga...
Ketum PB WI Airlangga Hartarto: Pendanaan Pelatnas Jangka Panjang Kunci Ciptakan Generasi Juara
Evita: Kebijakan Bebas...
Evita: Kebijakan Bebas Visa Kunjungan Buka Lapangan Kerja dan Gerakkan UMKM
Pengamat: Pemberantasan...
Pengamat: Pemberantasan Korupsi Tak Maksimal jika Hanya Berfokus pada Pelaku
Rekomendasi
PKS Minta Fenomena Calon...
PKS Minta Fenomena Calon Mahasiswa Tidak Daftar Ulang di PTN Jadi Evaluasi SPMB 2026
Roy Suryo Hadiri Sidang...
Roy Suryo Hadiri Sidang Perdana Praperadilan: Tidak Ada Upaya untuk Memperlambat Peristiwa Utamanya
Bidik Suara Generasi...
Bidik Suara Generasi Muda, DPD Partai Perindo TTS Genjot Rekrutmen Kader hingga Akar Rumput
Berita Terkini
Harga Emas Antam Turun...
Harga Emas Antam Turun Rp15.000 Jadi Rp2,64 Juta per Gram, Ini Rinciannya
IHSG Dibuka Menguat...
IHSG Dibuka Menguat 0,61% ke Level 5.932
AS-Iran Kembali Saling...
AS-Iran Kembali Saling Balas Serangan, Harga Minyak Langsung Mendidih
GAPKI Soroti Indonesia...
GAPKI Soroti Indonesia Belum Ada Acuan Harga Sawit yang Seragam
Harga Minyak Kembali...
Harga Minyak Kembali ke Level Sebelum Perang, Mengapa Bensin Tak Ikut Turun?
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Infografis
Zion Suzuki, Tembok...
Zion Suzuki, Tembok Samurai Biru yang Bikin Belanda Frustrasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved