Nojorono Beri Penghargaan Karyawannya dengan Piagam Emas
Rabu, 14 April 2021 - 22:01 WIB
loading...
A
A
A
“Acara seremoni sederhana ini dijadikan momentum penting bagi karyawan yang memasuki masa purna bakti, untuk menyampaikan pesan, kesan dan harapan mereka terhadap perusahaan,” kata John D. Kusuma, Marketing Director PT Nojorono Tobacco International.
Sutrimo, salah satu karyawan purna bakti yang menerima penghargaan mengatakan, berkat berkarya bersama Nojorono selama 27 Tahun, dia mampu menyekolahkan tiga anaknya hingga jenjang pendidikan tinggi. Dua di antaranya saat ini menjadi PNS dan perawat di salah satu RS terkemuka. "Saya sangat berterima kasih untuk kesempatan berkarya bersama Nojorono, apa yang telah saya dapatkan dari perusahaan sungguh tidak pernah saya duga sebelumnya,” kata sang karyawan.
Dalam kegiatan seremoni, sejumlah 15 karyawan purna bakti lintas jabatan dalam manajemen menerima penghargaan berupa piagam emas yang disesuaikan dengan masa kerja. Selanjutnya, untuk ratusan karyawan purna bakti lainnya, seremoni pemberian penghargaan digelar di masing-masing kantor cabang tempat karyawan tersebut ditempatkan.
PT Nojorono Tobacco International merupakan salah satu perusahaan pelopor rokok kretek di Indonesia yang didirikan pada 14 oktober 1932 oleh Ko Djee Siong dan Tan Djing Thay dan berpusat di Kota Kudus, Jawa Tengah. PT Nojorono Tobacco International, saat ini menduduki posisi kelima dalam kategori industri sigaret terbesar di Indonesia. ( Baca juga:Usai Diguyur Hujan 5 Jam, Lalin Jakarta Lancar Jaya )
PT Nojorono Tobacco International dikenal sebagai pemilik merek dagang Minak Djinggo yang diluncurkan tahun 1932. Minak Djinggo merupakan pelopor inovasi sigaret kretek tangan (SKT). Minak Djinggo bertahan di industri SKT hingga saat ini, cukup dikenal di kalangan petani dan nelayan.
Sutrimo, salah satu karyawan purna bakti yang menerima penghargaan mengatakan, berkat berkarya bersama Nojorono selama 27 Tahun, dia mampu menyekolahkan tiga anaknya hingga jenjang pendidikan tinggi. Dua di antaranya saat ini menjadi PNS dan perawat di salah satu RS terkemuka. "Saya sangat berterima kasih untuk kesempatan berkarya bersama Nojorono, apa yang telah saya dapatkan dari perusahaan sungguh tidak pernah saya duga sebelumnya,” kata sang karyawan.
Dalam kegiatan seremoni, sejumlah 15 karyawan purna bakti lintas jabatan dalam manajemen menerima penghargaan berupa piagam emas yang disesuaikan dengan masa kerja. Selanjutnya, untuk ratusan karyawan purna bakti lainnya, seremoni pemberian penghargaan digelar di masing-masing kantor cabang tempat karyawan tersebut ditempatkan.
PT Nojorono Tobacco International merupakan salah satu perusahaan pelopor rokok kretek di Indonesia yang didirikan pada 14 oktober 1932 oleh Ko Djee Siong dan Tan Djing Thay dan berpusat di Kota Kudus, Jawa Tengah. PT Nojorono Tobacco International, saat ini menduduki posisi kelima dalam kategori industri sigaret terbesar di Indonesia. ( Baca juga:Usai Diguyur Hujan 5 Jam, Lalin Jakarta Lancar Jaya )
PT Nojorono Tobacco International dikenal sebagai pemilik merek dagang Minak Djinggo yang diluncurkan tahun 1932. Minak Djinggo merupakan pelopor inovasi sigaret kretek tangan (SKT). Minak Djinggo bertahan di industri SKT hingga saat ini, cukup dikenal di kalangan petani dan nelayan.
(uka)
Lihat Juga :