Impor Makanan Kesukaan Nabi Muhammad SAW Tembus Rp239 Miliar

Kamis, 15 April 2021 - 16:20 WIB
loading...
Impor Makanan Kesukaan...
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan impor kurma Indonesia pada Maret 2021 mencapai USD17,1 juta atau setara Rp239,4 miliar (kurs Rp14.000 per USD) untuk kebutuhan Ramadan dan Idul Fitri. Kepala BPS Suhariyanto mengatakan impor kurma yang sudah dilakukan sejak Januari tahun ini terus melonjak hingga mencapai USD42,3 juta.

Impor kurma yang masuk ke Indonesia berasal dari sejumlah negara. Sejak Januari 2021, tercatat ada tiga negara pengekspor utama komoditas kurma, yaitu Mesir, Tunisia, dan Arab Saudi. ( Baca juga:Makanan Paling Afdhol Saat Berbuka Puasa, Ini Khasiatnya )

Impor kurma memang harus dilakukan karena Indonesia tidak bisa memproduksi makanan kesukaan Nabi Muhammad SAW itu. Sementara, permintaan akan kurma di sini terbilang besar, terutama menjelang Ramadan dan Lebaran.

"Beberapa barang yang khusus Lebaran, khususnya kurma karena kita tidak memproduksi kurma. Biasanya kita impor kurma," kata Kepala BPS Suhariyanto dalam video virtual, Kamis (15/4/20210).

Menurut data BPS, impor kurma pada Januari 2021 sebesar USD10,3 juta. Nilainya kemudian mengalami peningkatan menjadi USD14,9 juta pada Februari, dan di Maret kembali naik menjadi USD17,1 juta.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Canangkan Sensus Ekonomi...
Canangkan Sensus Ekonomi 2026 di Sulawesi Selatan, Kepala BPS RI Gaungkan Rumus TIR
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
Ekspor April 2026 Melesat...
Ekspor April 2026 Melesat 21,98% Tembus Rp449.6 Triliun, Ini Penopangnya
BPS: Neraca Dagang RI...
BPS: Neraca Dagang RI Januari-April 2026 Surplus USD5,64 Miliar
Bea Cukai Respons Munculnya...
Bea Cukai Respons Munculnya Nama Dirjen Djaka Budi Utama dalam Dakwaan Kasus Suap Impor
Konten Kreator hingga...
Konten Kreator hingga Monetisasi Sosmed Masuk Jenis Usaha Baru, Bisa Kantongi NIB per Juni 2026
Namanya Terseret Kasus...
Namanya Terseret Kasus Dugaan Suap Impor Bea Cukai, Raffi Ahmad Buka Suara
Kasus Bea Cukai, KPK...
Kasus Bea Cukai, KPK Periksa 20 Petinggi Forwarder
Prabowo Ngelus Dada...
Prabowo Ngelus Dada Tahu Borok Pengelolaan Ekspor Impor RI
Rekomendasi
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Aliansi UNJ Melawan...
Aliansi UNJ Melawan Gelar Aksi dan Long March
Pemilik Blueray Cargo...
Pemilik Blueray Cargo Ngaku Setor Rp30 Miliar ke Dedi Congor
Berita Terkini
Pemutakhiran NIK Jadi...
Pemutakhiran NIK Jadi Kunci Pembebasan PBB-P2 di Jakarta
ESDM Menjawab Isu Pasokan...
ESDM Menjawab Isu Pasokan Batubara Jadi Penyebab Pemadaman Listrik di Pulau Jawa
Bangun Pertanian di...
Bangun Pertanian di Papua, Pemerintah Gelontorkan Rp5 Triliun
Penjelasan PLN soal...
Penjelasan PLN soal Blackout di Beberapa Wilayah Pulau Jawa
Emas Antam Kembali Berkilau,...
Emas Antam Kembali Berkilau, Hari Ini Naik Rp20 Ribu Sentuh Rp2.709.000 per Gram
IHSG Dibuka Perkasa...
IHSG Dibuka Perkasa Sentuh Level 5.960, Ada 380 Saham Berlari di Zona Hijau
Infografis
5 CEO Terkaya di Jagat...
5 CEO Terkaya di Jagat Raya, Hartanya Tembus Rp8,2 Kuadriliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved