Menparekraf Dukung Brand Lokal Berkembang Melalui Strategi dan Kolaborasi
Kamis, 15 April 2021 - 22:37 WIB
loading...
A
A
A
Keberhasilan HBBL 2020 yang sukses diikuti oleh 1.152 brand lokal, menjadi motivasi untuk terus melanjutkan kampanye ini di tahun 2021, bahkan dengan kemeriahan yang lebih dari tahun sebelumnya, sehingga diiringi dengan impact yang lebih besar juga terhadap ekonomi dalam negeri. Berbagai brand lokal ternama ikut memeriahkan HBBL 2020 diantaranya Brodo, Monomom, Ria Miranda, Torch, Wearstatuquo, Cotton Ink, Sparse, Motiviga, Soleram, Sabine and Heem, Nona. HBBL 2021 ini menargetkan total 2.000 brand lokal yang akan bergabung pada tahun ini
Direktur Hypefast, Tinton Ardian, mengatakan Hypefast sebagai perusahaan yang fokus dalam memberikan investasi kepada brand lokal, melihat HBBL tahun lalu sebagai bukti bahwa potensi brand lokal begitu besar. “Selama ini kami telah melakukan investasi ke 15 brand dan merencanakan untuk menambah hingga menjadi 50 brand di tahun 2021 ini. Dengan investasi mulai Rp10-100 miliar di tiap brand. Ini adalah komitmen dan vote of confidence kami untuk brand lokal Tanah Air,” jelas dia.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Hypefast terhadap program Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam upaya membantu meningkatkan pertumbuhan para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif. Dengan kondisi perekonomian saat ini produk dari brand lokal harus lebih diutamakan karena dengan meningkatkan pendapatan brand lokal membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.
Baca Juga : Pegawai Protokolernya Tidak Bisa Mudik, Sandiaga Uno Hadiahkan Sepatu Kesayangannya
Keikutsertaan brand lokal dalam HBBL 2021 bukan hanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai produk lokal, namun juga membuka membuka peluang lainnya bagi brand lokal untuk meningkatkan perkembangan bisnis.
Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM, Sutarmo, mengatakan melalui kegiatan HBBL ini, pemerintah melihat pertumbuhan yang signifikan untuk pelaku UMKM dan brand lokal. “Sehingga kami berharap pada tahun ini akan lebih banyak UMKM dan brand lokal yang turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Direktur Hypefast, Tinton Ardian, mengatakan Hypefast sebagai perusahaan yang fokus dalam memberikan investasi kepada brand lokal, melihat HBBL tahun lalu sebagai bukti bahwa potensi brand lokal begitu besar. “Selama ini kami telah melakukan investasi ke 15 brand dan merencanakan untuk menambah hingga menjadi 50 brand di tahun 2021 ini. Dengan investasi mulai Rp10-100 miliar di tiap brand. Ini adalah komitmen dan vote of confidence kami untuk brand lokal Tanah Air,” jelas dia.
Kegiatan ini juga merupakan bentuk dukungan Hypefast terhadap program Kementerian
Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dalam upaya membantu meningkatkan pertumbuhan para pelaku usaha di bidang ekonomi kreatif. Dengan kondisi perekonomian saat ini produk dari brand lokal harus lebih diutamakan karena dengan meningkatkan pendapatan brand lokal membantu meningkatkan perekonomian Indonesia.
Baca Juga : Pegawai Protokolernya Tidak Bisa Mudik, Sandiaga Uno Hadiahkan Sepatu Kesayangannya
Keikutsertaan brand lokal dalam HBBL 2021 bukan hanya untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai produk lokal, namun juga membuka membuka peluang lainnya bagi brand lokal untuk meningkatkan perkembangan bisnis.
Asisten Deputi Pengembangan Rantai Pasok Usaha Mikro, Kementerian Koperasi dan UKM, Sutarmo, mengatakan melalui kegiatan HBBL ini, pemerintah melihat pertumbuhan yang signifikan untuk pelaku UMKM dan brand lokal. “Sehingga kami berharap pada tahun ini akan lebih banyak UMKM dan brand lokal yang turut aktif berpartisipasi dalam kegiatan ini,” jelasnya.
Lihat Juga :