Menhub Buka Kesempatan UMKM Ikut Serta Produksi Kendaraan Setrum

loading...
Menhub Buka Kesempatan UMKM Ikut Serta Produksi Kendaraan Setrum
Foto/Ilustrasi/SINDOnews
JAKARTA - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi membuka kesempatan bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk ikut mengembangkan produksi kendaraan listrik dalam negeri. Targetnya, produksi tersebut bisa dipasarkan secara luas.

Saat ini, ada UMKM yang sudah memproduksi sepeda motor listrik dengan merk E-Mostra. Bahkan, tingkat komponen dalam negeri yang digunakan dalam proses produksi pun mencapai 50%. ( Baca juga:Pemerintah Targetkan Produksi Mobil Listrik Capai 600 Ribu Unit pada 2030 )

"Motor (listrik) buatan anak bangsa, UMKM. Mereka mampu membuat motor listrik, TKDN nya mencapai 50%. Oleh karenanya kita ingin mendorong produk-produk dalam negeri ini agar bisa maju agar bisa dipasarkan dalam jumlah yang banyak," ujar Budi di sela-sela sosialisasi penggunaan kendaraan listrik, Minggu (18/4/2021).

Dalam kesempatan itu, Budi pun turut menjajal sepeda listrik E-Mostra untuk berkeliling parkiran stasiun Bekasi Timur selama beberapa menit. Usai berkeliling dia pun melihat-lihat sejumlah sederet kendaraan listrik di lokasi.

Dari pantauan MNC Portal Indonesia di lokasi, terdapat sejumlah mobil listrik yang dipamerkan dalam kegiatan sosialisasi tersebut. Merk mobil listrik yang dipamerkan di antaranya Tesla, Hyundai, dan Grab. ( Baca juga:Gempar, Bupati Yahukimo Pamer Tumpukan Uang Pecahan Rp100 Ribu di Hadapan Massa )



Dia pun menegaskan, kendaraan listrik baik roda dua dan roda empat ditargetkan diproduksi secara massal melalui konsorsium BUMN di tahun 2030. Pada periode itu, akan ada 600.000 unit kendaraan listrik yang diproduksi.

"Pak Menko sudah menugaskan kami untuk membuat suatu roadmap, dan pada 2030 kendaraan listrik sudah harus digunakan. Kita bicara tentang kendaraan listrik itu bisa menjadi kebutuhan massal. Pak Presiden melalui PP di 2019 sudah mengeluarkan bahwa kita harus mengarah pada penggunaan kendaraan listrik," tutur Budi.
(uka)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top