Kuasai Pangsa Pasar 20,66%, DPLK BNI Kelola Dana Rp22,26 Triliun
Senin, 19 April 2021 - 23:33 WIB
loading...
A
A
A
Senior Pension Program Specialist BNI Dian Dinarwati menambahkan, terdapat 4 hal yang perlu diperhatikan saat menyiapkan investasi dana pensiun. Pertama, momentum waktu. Semakin panjang periode persiapan cicilan, maka semakin kecil nominalnya.
Baca Juga: Hidup Mewah di Bali, Ini Sumber Uang Nana Mirdad dan Andrew White
Kedua, nominal iuran, yakni berhubungan dengan penetapan target dan kebutuhan dana yang disiapkan untuk pensiun. "Kunci utama dari iuran ini adalah disiplin karena akan berubah menjadi mindset. Apabila sudah jadi mindset, tidak akan dipakai dulu tapi dipakai untuk cover kebutuhan jangka panjang, ditempatkan ke pos investasi dana pensiun," tuturnya.
Ketiga, bagaimana pengelolaan dana pensiun tersebut. Dalam hal ini, kata dia, DLPK BNI sudah ada dari tahun 1994, yang artinya sudah lebih dari 25 tahun beroperasi di industri DPLK. "Kita memiliki experience dalam mengelola dana peserta di nasabah DPLK BNI," tegasnya.
Keempat, investasi dana pensiun tidak semata-mata ditargetkan untuk memperoleh imbal hasil yang tinggi. Karena jika hal ini dilakukan, saat mengejar imbal hasil tinggi, yang terjadi adalah memiliki risiko yang juga tinggi.
Baca Juga: Hidup Mewah di Bali, Ini Sumber Uang Nana Mirdad dan Andrew White
Kedua, nominal iuran, yakni berhubungan dengan penetapan target dan kebutuhan dana yang disiapkan untuk pensiun. "Kunci utama dari iuran ini adalah disiplin karena akan berubah menjadi mindset. Apabila sudah jadi mindset, tidak akan dipakai dulu tapi dipakai untuk cover kebutuhan jangka panjang, ditempatkan ke pos investasi dana pensiun," tuturnya.
Ketiga, bagaimana pengelolaan dana pensiun tersebut. Dalam hal ini, kata dia, DLPK BNI sudah ada dari tahun 1994, yang artinya sudah lebih dari 25 tahun beroperasi di industri DPLK. "Kita memiliki experience dalam mengelola dana peserta di nasabah DPLK BNI," tegasnya.
Keempat, investasi dana pensiun tidak semata-mata ditargetkan untuk memperoleh imbal hasil yang tinggi. Karena jika hal ini dilakukan, saat mengejar imbal hasil tinggi, yang terjadi adalah memiliki risiko yang juga tinggi.
(fai)
Lihat Juga :