Penjualan Mobil Melonjak 172%, Gaikindo Apresiasi Pemerintah
Selasa, 20 April 2021 - 12:54 WIB
loading...
Industri otomotif bernafas lega karena stimulus pembebasan PPnBM sukses mendongkrak penjualan secara signifikan. Foto/Ilustrasi
A
A
A
JAKARTA - Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mengapresiasi insentif berupa pembebasan Pajak Penjualan Atas Barang Mewah (PPnBM) yang berdampak pada turunnya harga mobil.
Sekjen Gaikindo Kukuh Kumara mengungkapkan, hal ini sukses mendongkrak penjualan mobil secara signifikan. Kukuh menilai, kebijakan tersebut dikeluarkan pemerintah pada momen yang tepat.
Baca Juga: Diinjeksi PPnBM, Penjualan Mobil Honda Ngegas 265 Persen
"Signifikan sekali. Terima kasih kepada pemerintah yang mengeluarkan kebijakan baru dan momennya tepat sekali. Di saat tren Covid-19 kasus barunya cenderung menurun, kemudian vaksinasi satu dan dua sudah berjalan. Serta, kebijakan ini dikeluarkan momennya juga menjelang Lebaran," ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (20/4/2021).
Kukuh mengatakan, terjadi kenaikan luar biasa yakni sekitar 172% pada kendaraan yang mendapatkan insentif atau relaksasi PPnBM. Oleh karena itu, dengan adanya hal tersebut diharapkan akan semakin mendorong bergeraknya industri otomotif dan ekosistem industri.
Sekjen Gaikindo Kukuh Kumara mengungkapkan, hal ini sukses mendongkrak penjualan mobil secara signifikan. Kukuh menilai, kebijakan tersebut dikeluarkan pemerintah pada momen yang tepat.
Baca Juga: Diinjeksi PPnBM, Penjualan Mobil Honda Ngegas 265 Persen
"Signifikan sekali. Terima kasih kepada pemerintah yang mengeluarkan kebijakan baru dan momennya tepat sekali. Di saat tren Covid-19 kasus barunya cenderung menurun, kemudian vaksinasi satu dan dua sudah berjalan. Serta, kebijakan ini dikeluarkan momennya juga menjelang Lebaran," ujarnya dalam acara Market Review IDX Channel, Selasa (20/4/2021).
Kukuh mengatakan, terjadi kenaikan luar biasa yakni sekitar 172% pada kendaraan yang mendapatkan insentif atau relaksasi PPnBM. Oleh karena itu, dengan adanya hal tersebut diharapkan akan semakin mendorong bergeraknya industri otomotif dan ekosistem industri.
Lihat Juga :