Nah Lho! Emak-emak Naik Motor Viral Masuk Jalan Tol Bisa Kena Denda Rp3 Juta

loading...
Nah Lho! Emak-emak Naik Motor Viral Masuk Jalan Tol Bisa Kena Denda Rp3 Juta
Ilustrasi. FOTO/Instagram
JAKARTA - PT Jasa Marga (Persero) Tbk buka suara terkait ibu-ibu yang naik kendaraan bermotor roda dua viral masuk jalan tol . Mengingat kejadian ini terekam dalam sebuah video dan viral di sosial media. Manager Area PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) wilayah Tol Dalam Kota & Prof. Dr. Ir. Soedijatmo Bismarck Purba mengatakan, pihaknya bersama dengan pihak kepolisian akan mencari pengendara sepeda motor yang viral tersebut.

Oleh karena itu, perseroan melakukan identifikasi lokasi kejadian dan segera melakukan pengecekan ke lapangan. Berdasarkan pengecekan, diketahui kendaraan bermotor roda dua tersebut masuk melalui Gerbang Tol (GT) Angke 1 Jalan Tol Dalam Kota, pada Selasa 20 April pada pukul 17.01 WIB. Dengan ini diharapkan bisa diketahui siapa pengendara tersebut dari nomor polisinya.

“Kami mengidentifikasi lokasi kejadian pengendara motor masuk tol, berdasarkan pengamatan, pengendara motor masuk melalui GT Angke 1. Kami segera melakukan pengecekan ke GT Angke 1 sesaat setelah mendapatkan informasi, dan saat ini kami bersama dengan pihak Kepolisian sedang melakukan penelusuran lebih lanjut melalui rekaman CCTV yang berada di gerbang tol, untuk mengetahui informasi nomor polisi dan pengendara motor tersebut," ujarnya dalam keteranganya, Rabu (21/4/2021).

Baca Juga: Pemotor Emak-Emak Kembali Masuk Tol, Santuy Melaju di Lajur Tengah

Bismarck juga menambahkan pihaknya berkoordinasi dengan Kepolisian untuk penindakan jika terbukti pelanggaran tersebut dilakukan dengan sengaja berdasarkan bukti-bukti pendukung. Terkait penindakan, Kepala Induk Patroli Jalan Raya (PJR) Polda Metro Jaya AKP Bambang Krisnady mengatakan, jalan tol hanya dikhususkan untuk pengendara kendaraan bermotor roda empat atau lebih. Hal ini tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 15 Tahun 2005, Pasal 38 Ayat 1. “Jalan tol hanya diperuntukan bagi pengguna jalan yang menggunakan kendaraan bermotor roda empat atau lebih,” ucapnya.



Oleh karena itu, akan ada sanksi yang dikenakan kepada pengguna jalan kendaraan bermotor roda dua atau tiga jika sengaja masuk ke jalan bebas hambatan. Hal ini tertuang dalam Undang-undang (UU) nomor 38 tahun 2004 tentang Jalan, pasal 63 ayat 6 “Dijelaskan bahwa setiap orang selain pengguna jalan tol dan petugas jalan tol yang dengan sengaja memasuki jalan tol sebagaimana dimaksud dalam Pasal 56, dipidana dengan pidana kurungan paling lama 14 hari atau denda paling banyak Rp3 juta,” jelasnya

Selain itu, berdasarkan Undang-Undang nomor 22 tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan pasal 287 ayat 1 dijelaskan, setiap orang yang mengemudikan kendaraan bermotor di jalan yang melanggar aturan perintah atau larangan yang dinyatakan dengan Rambu Lalu Lintas atau Marka Jalan dipidana dengan pidana kurungan paling lama dua bulan. Atau juga denda paling banyak Rp500.000.

Baca Juga: Terkuak, Mobil Derek Liar Masuk Tol dengan Cara Mundur dari Pintu Keluar

“Pelanggaran yang dilakukan oleh pengendara motor tersebut adalah memasuki jalan tol dengan sengaja dan melanggar rambu-rambu yang ada, maka berdasarkan UU nomor 38 tahun 2004 akan dikenakan sanksi pidana berupa pidana kurungan selama 14 hari dan denda paling banyak 3 juta, sementara berdasarkan UU nomor 22 tahun 2009 dikenakan sanksi pidana kurungan paling lama dua bulan atau denda paling banyak Rp 500.000,” kata Bambang.
(nng)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top