Meneladani Spirit Srikandi PGN Berjibaku Menjaga SPBG
Rabu, 21 April 2021 - 20:56 WIB
loading...
Ilustrasi. FOTO/dok.SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Antrean puluhan bajaj per jam di SPBG Ketapang, Jakarta sepertinya sudah menjadi pemandangan sehari-hari bagi Masnila Trisna atau yang biasa disapa Awi. Hampir 5 tahun ini, Awi, Sales Area Head Jakarta I Gagas Energi Indonesia yang sekaligus merupakan penanggung jawab SPBG Ketapang ini bertanggung jawab menjaga pasokan gas 12 SPBG milik PGN.
Tidak hanya bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pengguna Gasku, Awi juga harus bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan energi gas bumi bagi pelanggan Gagas di sektor komersial dan industri wilayah Jakarta Barat hingga Tangerang melalui Gaslink. Bukan hal mudah untuk dapat mengoperasikan SPBG dan tetap melayani kebutuhan pelanggan baik pelanggan transportasi, industri maupun komersial. Terutama di industri minyak dan gas yang saat ini masih didominasi oleh laki-laki.
Baca Juga: Negara Lain Babak Belur, Erdogan Bawa Ekonomi Turki Melesat Bareng China
Bagaimana SPBG dapat beroperasi, kendala teknis dan operasional yang mungkin dihadapi, permasalahan sosial di lapangan hingga aspek komersial harus dikuasi oleh Ibu muda berusia 30 tahun ini. Selain itu, bagaimana memposisikan diri sebagai leader sekaligus teman bagi para anggota tim juga menjadi concern utama. “Walaupun jadi lupa rasanya pakai high heels karena selalu di lapangan, tetapi ada kebanggaan tersendiri melihat saya dan tim bisa menyalurkan energi baik untuk para pelanggan," imbuhnya.
Direktur Utama Gagas Muhammad Hardiansyah menyampaikan semangat Kartini yang terus berkarya dengan segala keterbatasan yang dihadapi oleh perempuan saat itu sangat menginspirasi. Perempuan tidak perlu merasa terkekang atau merasa terintimidasi lagi dengan pekerjaan-pekerjaan yang mungkin selama ini masih didominasi oleh pekerja laki-laki seperti industri minyak dan gas.
Tidak hanya bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan pengguna Gasku, Awi juga harus bertanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan energi gas bumi bagi pelanggan Gagas di sektor komersial dan industri wilayah Jakarta Barat hingga Tangerang melalui Gaslink. Bukan hal mudah untuk dapat mengoperasikan SPBG dan tetap melayani kebutuhan pelanggan baik pelanggan transportasi, industri maupun komersial. Terutama di industri minyak dan gas yang saat ini masih didominasi oleh laki-laki.
Baca Juga: Negara Lain Babak Belur, Erdogan Bawa Ekonomi Turki Melesat Bareng China
Bagaimana SPBG dapat beroperasi, kendala teknis dan operasional yang mungkin dihadapi, permasalahan sosial di lapangan hingga aspek komersial harus dikuasi oleh Ibu muda berusia 30 tahun ini. Selain itu, bagaimana memposisikan diri sebagai leader sekaligus teman bagi para anggota tim juga menjadi concern utama. “Walaupun jadi lupa rasanya pakai high heels karena selalu di lapangan, tetapi ada kebanggaan tersendiri melihat saya dan tim bisa menyalurkan energi baik untuk para pelanggan," imbuhnya.
Direktur Utama Gagas Muhammad Hardiansyah menyampaikan semangat Kartini yang terus berkarya dengan segala keterbatasan yang dihadapi oleh perempuan saat itu sangat menginspirasi. Perempuan tidak perlu merasa terkekang atau merasa terintimidasi lagi dengan pekerjaan-pekerjaan yang mungkin selama ini masih didominasi oleh pekerja laki-laki seperti industri minyak dan gas.
Lihat Juga :