CSR Perusahaan Di Masa Pandemi Bisa Atasi Konflik Sosial di Masyarakat
Jum'at, 23 April 2021 - 21:52 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga : Membangun Citra Perusahaan Tak Kenal Pandemi
Deput 7 Badan Intelijen Negara, Wawan Purwanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah tanggung jawab semua pihak. Pengembangan masyarakat adalah kewajiban semua pihak. “Dengan CSR perusahaan, sedikit-banyak, masyarakat akan merasa terlindungi. Hal seperti itu sangat kita perlukan mengatasi konflik sosial. CSR pun menguatkan reputasi perusahaan,” kata Wawan.
Saat dampak Covid-19, Wawan menambahkan, tindakan-tindakan yang membantu komunitas, sangat diperlukan.
Adapun Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Jamaluddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa CSR harus tepat sasaran ke masyarakat. “Apa pun sektor bisnisnya, CSR-nya harus terasakan oleh masyarakat. Sementara bagi pemerintah RI, CSR wujud tanggung jawab perusahaan pertambangan ke masyarakat,” jelasnya.
Deput 7 Badan Intelijen Negara, Wawan Purwanto, dalam sambutannya mengatakan bahwa pembangunan berkelanjutan adalah tanggung jawab semua pihak. Pengembangan masyarakat adalah kewajiban semua pihak. “Dengan CSR perusahaan, sedikit-banyak, masyarakat akan merasa terlindungi. Hal seperti itu sangat kita perlukan mengatasi konflik sosial. CSR pun menguatkan reputasi perusahaan,” kata Wawan.
Saat dampak Covid-19, Wawan menambahkan, tindakan-tindakan yang membantu komunitas, sangat diperlukan.
Adapun Dirjen Minerba Kementerian ESDM, Ridwan Jamaluddin, dalam sambutannya mengatakan bahwa CSR harus tepat sasaran ke masyarakat. “Apa pun sektor bisnisnya, CSR-nya harus terasakan oleh masyarakat. Sementara bagi pemerintah RI, CSR wujud tanggung jawab perusahaan pertambangan ke masyarakat,” jelasnya.
(dar)
Lihat Juga :