Arsjad Rasjid: Kadin Rumah Bersama Pengusaha Mikro Hingga Besar

Minggu, 25 April 2021 - 09:14 WIB
loading...
Arsjad Rasjid: Kadin...
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional menginginkan agar Kadin Indonesia jadi kuat inklusif, inovatif dan kolaboratif. Foto: Suwarny Dammar
A A A
MAKASSAR - Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Bidang Pengembangan Pengusaha Nasional, Arsjad Rasjid yang juga calon Ketua Umum Kadin Indonesia menginginkan agar Kadin Indonesia jadi kuat inklusif, inovatif dan kolaboratif.

Inklusif yang dimaksud, yaitu pengusaha mikro menengah dan besar ada dalam satu wadah, yaitu Kadin Indonesia merupakan milik bersama. "Dan kolaboratif itu juga sangat penting. Yang namanya gotong royong harus dilakukan. Bagaimana bekerja sama dan bisa dekat dengan pemerintah. Jadi bisa berkolaborasi, karena kondisi yang kita hadapi sekarang ini, terlebih di masa pandemi sangat berat," seru Arsjad.

Pada kesempatan yang sama, Presiden Direktur Indika Energy ini juga menyebutkan, kedatangannya di Sulsel untuk bersilaturahmi dengan seluruh jajaran Kadin Sulsel, karena sangat perlu mendengar masukan dari keluarga besar Kadin khususnya di daerah, provinsi dan tingkat kabupaten/kota.

"Karena yang penting mengetahui apa keadaan di daerah. Saya melakukan silaturahmi sekalian sharing visi misi saya, mendengarkan masukan yang ada dengan harapan, Insyaallah, bismilah, saya bisa menjadi ketua kadin ke depan," lanjut Arsjad, Sabtu (24/4/2021) di Makassar, yang mengaku sudah berkeliling ke tujuh provinsi.

Baca Juga: Dorong Makin Banyak Wirausaha, Kadin Bakal Genjot Pelatihan Vokasional

Meski tidak sesumbar bisa menempati pucuuk pimpinan di Kadin Indonesia, tapi dia sangat yakin bisa menyatukan Kadin Indonesia, tanpa ada lagi dualisme, karena semua kandidat baik. Tinggal proses demokrasi yang berjalan dan keluarga besar kadin yang memilih untuk bersama membangun Indonesia ke depan.

"Kadin adalah satu-satunya wadah yang ada bagi pengusaha mulai mikro. kecil, menengah dan besar. Sehingga kita perlu bicara dan berkomunikasi dengan semua pihak untuk berada dalam satu rumah Kadin Indonesia," ulang Arsjad.

Termasuk keberadaanya di Sulsel, karena dia menilai Kadin Sulsel itu sangat keren dalam kepemimpinan Andi Irwan Darmawan Aras. "Beliau anggota DPR RI . Beliau bisa membawa suara dan perasaan saya mengatakan (didukung). Beliau dapat melihat, merasai dan disitu penting sekali, apalagi sekarang neraca nasional, balik lagi, ekonomi daerah, ekonomi nasional, hanya bisa berhasil bilamana ekonomi daerah berhasil," seru Arsjad.

Sementara itu, Ketua Kadin Sulsel Andi Irwan Darmawan Aras mengatakan, ini adalah langkah maju dalam proses pemilihan Ketua Kadin Indonesia. "Hari ini kami mengundang Bapak Arsjad, kemudian melakukan silaturahmi dan berkenalan dengan seluruh kadin kabupaten kota se-Sulsel, tujuan nanti salah satunya adalah bagaimana menyatukan visi kami semua untuk mendukung calon kandidat," sebutnya.

Baca Juga: 17.387 Perusahaan Ikut Vaksinasi Gotong Royong, Kadin Setop Pendaftaran

Menurut Irwan Aras, Arsjad Rasjid, sudah dilihat memaparkan visi misinya, sehingga nanti dalam rapat pleno Kadin Sulsel itu semua akan bicarakan secara demokratis. "Dan Insya Allah nanti akan memutuskan keputusan yang terbaik pada waktunya. Pleno internal Kadin Sulsel akan digelar sebelum lebaran," tukasnya.

Terlebih bagi dia, sosok Arsjad adalah seorang yang inovatif, cerdas, tegas dan berpengalaman dalam Kadin Indonesia sendiri. "Sehingga itu bukan hambatan lagi tinggal bagaimana kemudian kami di Sulsel ini bisa menyatukan visi kami dalam konteks menentukan pilihan Ketua Kadin Indonesia," tutup Irwan Aras.

Baca Juga: Maju Jadi Calon Ketua Umum Kadin, Anindya Bakrie Minta Doa Restu

Sebelumnya, pada setiap kesempatan, Arsjad selalu menyebutkan jika visi misi sebagai calon Ketua Kadin Indonesia, dituangkannya dalam empat pilar, yang terdiri dari tiga pilar mengarah atau melihat ke sisi keluar Kadin dan satu pilar untuk internal Kadin.

Pilar pertama tentang kesehatan nasional, karena saat ini, Indonesia dan dunia berada di masa pandemi sehingga harus siap dalam industri kesehatan. Lalu pilar kedua terkait ekonomi nasional dan daerah.

Sehingga pemulihan ekonomi nasional dimulai dari daerah. Dan pilar ketiga yaitu kewirausahaan dan kompetensi. Karena kompetensi adalah edukasi, dan hanya pendidikan yang bisa keluarkan kita dari krisis yang ada dan bisa keluar dari kemiskinan.

"Pilar keempat yang mengarah ke internal dan regulasi dalam tubuh Kadin Indonesia. "Saya sangat setuju hanya ada satu kadin," pungkas Arsjad.

Baca Juga: Pemerintah Netral Dalam Pemilihan Ketua Umum Kadin
(agn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendorong Standar Baru...
Mendorong Standar Baru Hilirisasi Nikel Berkelanjutan Tengah Tuntutan Global
Kadin Ungkap Nilai Dagang...
Kadin Ungkap Nilai Dagang Indonesia-Prancis Tembus USD1 Miliar di Kuartal I-2026
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan...
KADIN Net Zero Hub Perkenalkan Arah Baru Percepat Dekarbonisasi Sektor Bisnis via Kolaborasi
Jaga Kesehatan Keuangan,...
Jaga Kesehatan Keuangan, Kadin Minta Perbankan Beri Keringanan Bunga Utang ke Pengusaha
MBG Butuh 700 Juta Telur,...
MBG Butuh 700 Juta Telur, Kadin Gaet Pengusaha China
Dunia Usaha Butuh Ketenangan...
Dunia Usaha Butuh Ketenangan dan Kepastian, Kadin Tolak Wacana Penahanan Restitusi Pajak
Salurkan Hewan Kurban...
Salurkan Hewan Kurban ke Seluruh Indonesia, AYP: Bukti Kepedulian Kadin ke Sesama
AYP Serahkan Hewan Kurban...
AYP Serahkan Hewan Kurban ke Musala An-Nur Bukit Duri
Kadin Perindustrian...
Kadin Perindustrian Beberkan Pemicu Penjualan Kendaraan Niaga Naik di Februari 2026
Rekomendasi
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi...
HUT ke-6 LAFKI, Transformasi Kesehatan Tak Boleh Hanya Terjadi di Atas Kertas
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Sejumlah GOR di Jakarta...
Sejumlah GOR di Jakarta Disiapkan untuk Warga Nobar Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pertamina EP Cepu Catat...
Pertamina EP Cepu Catat Kinerja Positif, Siap Percepat Transisi Energi
Penyaluran Pindar Tembus...
Penyaluran Pindar Tembus Rp1.388 Triliun, 40% Mengalir ke UMKM
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Bank Dunia Beri Peringatan...
Bank Dunia Beri Peringatan Keras usai Rupiah Terpuruk ke Rp18.000
Inovasi Petrokimia Gresik...
Inovasi Petrokimia Gresik Ciptakan Nilai Tambah Rp154 Miliar
Infografis
8 Kebijakan Baru Pemerintah...
8 Kebijakan Baru Pemerintah Hadapi Tekanan Global! WFH hingga MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved