Naik Kereta Jarak Jauh, Hasil PCR dan Antigen Kini Hanya Berlaku 1x24 Jam
Minggu, 25 April 2021 - 17:01 WIB
loading...
PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pengetatan syarat perjalanan naik kereta api jarak jauh. ANTARA FOTO/Rivan Awal Lingga/aww
A
A
A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (KAI) melakukan pengetatan syarat perjalanan naik kereta api jarak jauh. Pengetatan ini dalam rangka mengikuti addendum Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Penanganan Covid-19 nomor 13 tahun 2021.
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pengetatan ini dilakukan dengan cara melakukan perubahan masa berlaku hasil negatif tes Covid-19, baik itu PCR maupun Antigen. Semula masa berlaku PCR dan Rapid Test Antigen ini adalah 3x24 jam sebelum keberangkatan dan diubah menjadi 1x24 jam.
Adapun untuk hasil negatif dari pemeriksaan GeNose C19 masa berlaku tetap 1x24 Jam. Aturan tersebut berlaku untuk pelanggan KA Jarak Jauh keberangkatan periode 24 April sampai dengan 5 Mei dan 18 Mei sampai dengan 24 Mei 2021.
Baca juga: PNS Dilarang Mudik Lebaran, BKN Beberkan Alasannya
"Perubahan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Addendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021," ujarnya dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).
VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, pengetatan ini dilakukan dengan cara melakukan perubahan masa berlaku hasil negatif tes Covid-19, baik itu PCR maupun Antigen. Semula masa berlaku PCR dan Rapid Test Antigen ini adalah 3x24 jam sebelum keberangkatan dan diubah menjadi 1x24 jam.
Adapun untuk hasil negatif dari pemeriksaan GeNose C19 masa berlaku tetap 1x24 Jam. Aturan tersebut berlaku untuk pelanggan KA Jarak Jauh keberangkatan periode 24 April sampai dengan 5 Mei dan 18 Mei sampai dengan 24 Mei 2021.
Baca juga: PNS Dilarang Mudik Lebaran, BKN Beberkan Alasannya
"Perubahan tersebut menyesuaikan dengan terbitnya Addendum Surat Edaran Satgas Penanganan Covid-19 No 13 Tahun 2021," ujarnya dalam keterangannya, Minggu (25/4/2021).
Lihat Juga :