Belajar dari Musibah KRI Nanggala, Sistem Anggaran Pertahanan Perlu Dievaluasi

Selasa, 27 April 2021 - 14:45 WIB
loading...
Belajar dari Musibah...
Musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 dinilai perlu ditindaklanjuti dengan evaluasi sistem anggaran pertahanan secara menyeluruh. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Musibah tenggelamnya KRI Nanggala 402 perlu diikuti dengan evaluasi menyeluruh terhadap sistem penganggaran ketahanan nasional , termasuk ketersediaan investasi dan ketimpangan anggaran antarmatra.

Ekonom Narasi Institute Achmad Nur Hidayat mengatakan, anggaran alat utama sistem sejata (alutsista) saat ini mengalami ketimpangan antarmatra. Tercatat bahwa pada APBN 2020, TNI AD memperoleh anggaran alutsista sebesar Rp4,5 triliun, TNI AL Rp4,1 triliun dan TNI AU Rp2,1 triliun.

Baca Juga: KRI Nanggala 402 Tenggelam, Tersisa Empat Kapal Selam, Apa Saja?

"Selain ketimpangan antarmatra, alokasi peremajaan alutsista dibandingkan komponen lain-lain juga terbilang kecil. Total alokasi alutsista sebesar Rp10,7 triliun idealnya masing-masing matra memiliki anggaran peremajaan Alutsista sekitar Rp45-50 miliar per tahun atau total Rp135-150 miliar," ujar Hidayat di Jakarta, Selasa (27/4/2021).

Hidayat menyadari upaya peremajaan alutsista nasional adalah mahal. Oleh karena itu, diperlukan langkah kreatif dari pengambil kebijakan pertahanan saat ini, salah satunya melalui aktivasi BUMN pertahanan secara masif.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 BUMN Lego Senjata...
3 BUMN Lego Senjata ke Junta Myanmar, Staf Erick: Kalau Gak Langsung, Kita Gak Bisa Apa-apa
Titah Jokowi, BUMN Pertahanan...
Titah Jokowi, BUMN Pertahanan Diminta Pindah ke Kawasan Industri Subang
Erick Thohir Rombak...
Erick Thohir Rombak Direksi Holding BUMN Pertahanan, Ini Susunan Terbarunya!
Modal Kerja Tergerus...
Modal Kerja Tergerus Utang, Holding BUMN Pertahanan Akan Cari Utang Baru
Target Meleset, Defend...
Target Meleset, Defend ID Catat Pendapatan Rp19,7 Triliun di 2022
Belum Setahun Berdiri,...
Belum Setahun Berdiri, Holding BUMN Pertahanan Punya Utang Jumbo Rp 15,97 Triliun
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Modernisasi Kapal Induk...
Modernisasi Kapal Induk Giuseppe Garibaldi Penting untuk Perpanjang Usia Pakai
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Rekomendasi
Tren Tak Mau Punya Anak...
Tren Tak Mau Punya Anak Melonjak di Jepang, Humanisasi Bayi Berbulu Berkembang Pesat
Menembus Batas Geografis,...
Menembus Batas Geografis, Layanan VIOLA Menjadi Jembatan Asa JKN di Ujung Negeri
Perang Iran Kembali...
Perang Iran Kembali Berkecamuk, Cadangan Rudal Strategis AS Terus Menipis
Berita Terkini
Prabowo Kumpulin Menteri...
Prabowo Kumpulin Menteri di Hambalang Bahas Harga Khusus BBM untuk Nelayan
Raih 3 Pengakuan Internasional,...
Raih 3 Pengakuan Internasional, IIF Terus Memperkuat Kapasitas Pendanaan Infrastruktur
S&P Pertahankan Rating...
S&P Pertahankan Rating dan Outlook Kredit Indonesia, Purbaya: Arah Kebijakan Ekonomi Terjaga
Danamon Prasmul EduWealth...
Danamon Prasmul EduWealth Menjawab Tren Kenaikan Biaya Pendidikan: Ekosistem Pendanaan dan Proteksi
Sensus Ekonomi Tak Hanya...
Sensus Ekonomi Tak Hanya Dilakukan Indonesia: Gerakan Global yang Diikuti Malaysia hingga Zimbabwe
Membuka Pintu Investasi...
Membuka Pintu Investasi dan Kerja Sama Selangor-Jawa Barat lewat SIBS 2026
Infografis
10 Negara dengan Anggaran...
10 Negara dengan Anggaran Pertahanan Tertinggi pada 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved