Gelar Webinar, Medika Plaza Bongkar Mitos dan Fakta Vaksin Covid-19

loading...
Gelar Webinar, Medika Plaza Bongkar Mitos dan Fakta Vaksin Covid-19
Foto/Ist
JAKARTA - Program vaksinasi Covid-19 di Indonesia sudah akan memasuki tahap ketiga. Namun, hingga saat ini pro-kontra dan mitos-mitos seputar vaksin Covid-19 masih beredar bahkan tak sedikit yang merupakan kabar bohong alias hoax, mulai dari soal efek samping hingga kehalalannya.

Perusahaan jasa layanan kesehatan di Indonesia, Medika Plaza, prihatin melihat hal tersebut dan merasa terpanggil untuk ikut mengedukasi dan meluruskan pandangan yang salah terkait vaksin Covid-19.

Marketing and Communication Head Medika Plaza, Rahman Ghany mengatakan, sebagai lembaga yang juga turut membantu pemerintah dalam melaksanakan screening Covid-19, pihaknya sangat menyadari dan mendengar keresahan masyarakat mengenai mitos-mitos vaksin Covid-19 yang beredar.

Baca juga: Pemudik Jabodetabek Wajib Vaksin atau Tes Antigen, Bogor Siapkan 7 Titik Penyekatan di Perbatasan

“Sampai sekarang pun masih banyak sliweran hoax-hoax vaksin Covid-19 di media sosial. Padahal, program vaksin dari pemerintah sudah mau masuk tahap ketiga. Sementara masyarakat lebih percaya pada mitos. Harus ada yang berani meluruskan," kata dia, Selasa (27/4/2021).



Untuk itulah pada pekan lalu Medika Plaza menggelar webinar bertajuk “Vaksin Covid-19 dan Mitosnya” dengan menghadirkan nara sumber kompeten dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Dr. Suryo Wibowo, MKK, SpOk.

Webinar yang dilaksanakan via Zoom ini ditargetkan bagi perusahaan-perusahaan yang menjadi klien langganan Medika Plaza. Perwakilan dari perusahaan-perusahaan besar tersebut diharapkan dapat menyebarkan informasi vaksin Covid-19 yang benar setelah khatam dari webinar ini. “Medika Plaza ke depannya juga berharap bisa mengadakan webinar seperti ini untuk publik, bukan cuma untuk corporate," ucap Gani.

Baca juga: Stop Kabar Bohong, Jadilah Hoax Buster!

Sementara itu, Suryo Wibowo selaku pembicara yang kredibel dan paham mengenai fakta terkait vaksin Covid-19 merasa berkewajiban untuk meluruskan derasnya alur informasi digital yang juga akan membantu pemerintah memberantas hoax.

“Ini amanah yang sangat terhormat bagi saya bisa menyampaikan kebenaran informasi seputar Covid (Covid-19), khususnya vaksinnya. Saya sangat senang dan audience-nya juga sangat antusias,” ungkapnya.



Pandemi Covid-19 di Indonesia masih terus berlanjut, meskipun negara ini sudah dalam tahapan vaksinasi. Pemerintah pun sudah menyetok lebih dari 50 juta vaksin bulk (bahan baku) Sinovac yang diproduksi sendiri di dalam negeri.
(ind)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top