Awali 2021, Subholding Hulu Pertamina Catat Kinerja Positif
Kamis, 29 April 2021 - 13:00 WIB
loading...
A
A
A
"Selanjutnya, dari kegiatan eksplorasi juga terus melanjutkan kegiatan seismik. Sampai dengan triwulan I, realisasi seismic 2D telah mencapai 1.647 km atau 133% dari yang ditargetkan, sedangkan seismik 3D telah mencapai 198 km2," paparnya.
Untuk kegiatan pemboran, jelas Budiman, Subholding Hulu Pertamina telah menyelesaikan 1 pemboran sumur eksplorasi dari 4 yang dikerjakan, dan 46 sumur pengembangan dari 66 sumur yang dikerjakan. Sedangkan untuk kegiatan work over telah dilaksanakan sebanyak 124 kegiatan atau 113% dari yang ditargetkan dan kegiatan well intervention telah mencapai 2.334 kegiatan atau 101% dari target 2.301 kegiatan di TW1.
Baca Juga: Lama Tak Ada Temuan Besar di Indonesia, Kepercayaan Investor Migas Terpengaruh
Dia menegaskan, perubahan organisasi di Pertamina, khususnya di hulu menjadi Subholding Hulu menjadikan kegiatan hulu migas di Pertamina menjadi lebih adaptif, lincah dan efisien. "Melalui Subholding HUlu, sinergi seluruh wilayah kerja melalui regionalisasi dapat meningkatkan operational excellence, mempercepat proses pengembangan bisnis serta proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan agile karena berkurangnya proses birokrasi," tandasnya.
Budiman menambahkan, Subholding Upstream Pertamina akan terus berupaya melakukan kinerja yang optimal dengan berupaya menjaga produksi dan lifting serta melanjutkan kegiatan eksplorasi, pengembangan dan inovasi-inovasi di seluruh perusahaan hulu untuk mencapai target di tahun ini.
Untuk kegiatan pemboran, jelas Budiman, Subholding Hulu Pertamina telah menyelesaikan 1 pemboran sumur eksplorasi dari 4 yang dikerjakan, dan 46 sumur pengembangan dari 66 sumur yang dikerjakan. Sedangkan untuk kegiatan work over telah dilaksanakan sebanyak 124 kegiatan atau 113% dari yang ditargetkan dan kegiatan well intervention telah mencapai 2.334 kegiatan atau 101% dari target 2.301 kegiatan di TW1.
Baca Juga: Lama Tak Ada Temuan Besar di Indonesia, Kepercayaan Investor Migas Terpengaruh
Dia menegaskan, perubahan organisasi di Pertamina, khususnya di hulu menjadi Subholding Hulu menjadikan kegiatan hulu migas di Pertamina menjadi lebih adaptif, lincah dan efisien. "Melalui Subholding HUlu, sinergi seluruh wilayah kerja melalui regionalisasi dapat meningkatkan operational excellence, mempercepat proses pengembangan bisnis serta proses pengambilan keputusan menjadi lebih cepat dan agile karena berkurangnya proses birokrasi," tandasnya.
Budiman menambahkan, Subholding Upstream Pertamina akan terus berupaya melakukan kinerja yang optimal dengan berupaya menjaga produksi dan lifting serta melanjutkan kegiatan eksplorasi, pengembangan dan inovasi-inovasi di seluruh perusahaan hulu untuk mencapai target di tahun ini.
(fai)
Lihat Juga :