Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani : Pertempuran Belum Selesai

loading...
Lantik Pejabat Baru, Sri Mulyani : Pertempuran Belum Selesai
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memberikan, pesan bahwa the battle is not over untuk mengendalikan pandemi saat melantik pejabat baru di lingkungan Kemenkeu. Foto/Dok
JAKARTA - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati melantik, beberapa pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) . Adapun pejabat yang dilantik dari Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb), yaitu Didyk Choiroel sebagai Sekretaris DJPb, Noor Faisal Achmad sebagai Direktur Pengelola Kas Negara.

Baca Juga: Sri Mulyani Gemas, Banyak Dana APDB yang Nganggur di Bank

Lalu Lydia Kurniawati Christyana sebagai Kepala Kanwil DJPb Provinsi Sumatera Selatan, Dedi Sopandi sebagai Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Barat, dan Taukhid sebagai Kepala Kanwil DJPb Provinsi Jawa Timur.

Dia meminta jajaran pejabat Kemenkeu yang baru saja dilantik agar fokus dalam menghadapi situasi pandemi covid-19. Pasalnya, upaya pemerintah untuk mengendalikan pandemi belum selesai sehingga membutuhkan kerja bersama semua pihak.

"Bahwa the battle is not over. Pertempuran ini belum selesai. Ini artinya kita harus terus memupuk motivasi kita, fokus kita, semangat kita, dan juga kemampuan kita di dalam terus mengikhtiarkan solusi-solusi bagi Indonesia," kata Sri Mulyani dalam video virtual, Jumat (30/4/2021).

Menurutnya, peranan Kemenkeu dalam situasi dan tantangan yang seperti ini sangat luar biasa. Terlebih Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) merupakan instrumen strategis yang memiliki peranan luar biasa dalam menghadapi covid-19.



"Ini adalah tugas yang mulia tugas tidak memilih waktu tugas, yang tidak memilih siapa yang mengemban jabatan, tetapi ini adalah sebuah tantangan yang hadir dan harus kita jawab," bebernya.

Baca Juga: Sri Mulyani Ungkap Sindikat 2,5 Juta Ton Sabu Senilai Rp1 Triliun

Mantan Direktur Pelaksana Bank Dunia ini menyebut, upaya pemerintah tak hanya menekan angka penyebaran kasus covid-19 saja, melainkan juga berupaya memulihkan ekonomi. Namun di sisi lain, penyebaran covid-19 tetap menjadi prioritas yang harus dijaga.

"Saat ini kita harus terus menjaga agar pandemi covid-19 akan terus bisa terjaga pada tingkat yang rendah, dan pada akhirnya bisa kita atasi. Pada saat yang bersama-sama pemulihan ekonomi tanpa menyebabkan penyebaran covid meningkat," pungkasnya.
(akr)
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top