Kolaborasi, Langkah Strategis dalam Menciptakan Ekosistem Ultramikro
Jum'at, 30 April 2021 - 23:41 WIB
loading...
A
A
A
Pembentukan ekosistem ultramikro dinilai penting karena selama ini pemberdayaan usaha skala mikro masih dilakukan parsial oleh banyak lembaga. Melalui integrasi, sinergi dan kolaborasi tersebut, akan tercipta pusat data terpadu mengenai usaha ultramikro yang bisa digunakan untuk mendukung program pemulihan ekonomi nasional. Dua BUMN tersebut, kii sudah didukung oleh ekosistem digital yang handal, sehingga penciptaan ekosistem ultramikro seharusnya berjalan lebih mudah.
Pegadaian sendiri, telah menyatakan komitmennya untuk terus menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat yang belum dapat dijangkau oleh fasilitas pembiayaan perbankan, melalui program kredit Ultra Mikro (Kreasi UMi). BUMN ini juga berkolaborasi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dalam program pembiayan atau kredit ultramikro tersebut.
BUMN ini terus memacu penyaluran pembiayaan Kreasi UMi, yang berfokus memberikan solusi bagi masyarakat yang unbankable dengan fasilitas kredit yang cepat, mudah, dan murah. Agar semakin memudahkan masyarakat, pemberian jangka waktu pinjaman yang sangat fleksibel, dengan pilihan jangka waktu 12, 18, 24, dan 36 bulan.
(Baca Juga : Bebas dari Kejaran Rentenir, Pelaku UMKM Bergantung ke Holding BUMN Ultra Mikro )
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kolaborasi yang dilakukan dengan lembaga atau BUMN lain merupakan bukti nyata bahwa Pegadaian sebagai BUMN terus berkomitmen mendukung program pemerintah, dalam rangka mempercepat dan meningkatkan profesionalisme untuk pengembangan dan pemberdayaan ekonomi mikro di Indonesia. Kolaborasi, juga akan memperkuat data base pelaku usaha ultramikro yang tentunya sangat bermanfaat dalam mendukung suksesnya program-program pemerintah.
Dia memberikan contoh, sinergi dan kolaborasi antar- BUMN juga akan memperkuat ekosistem ultramikro, serta kemudahan akses terhadap pembiayaan di Pegadaian. Perluasan akses ini akan tercipta, karena masing-masing BUMN bisa saling memanfaatkan outlet, agen, dan tenaga pemasar secara terintegrasi, sehingga daerah-daerah yang belum terjangkau oleh outlet Pegadaian dapat dilayani di outlet BRI, agen BRIlink, dan PNM.
Sinergi dan kolaborasi antar-BUMN juga akan menciptakan efisiensi karena penggunaan teknologi dapat dilakukan secara terintegrasi. Dengan integrasi ini maka transaksi nasabah ketiga perusahaan semakin cepat, akurat, mudah dan hemat.
Pegadaian sendiri, telah menyatakan komitmennya untuk terus menyalurkan pembiayaan kepada masyarakat yang belum dapat dijangkau oleh fasilitas pembiayaan perbankan, melalui program kredit Ultra Mikro (Kreasi UMi). BUMN ini juga berkolaborasi dengan Pusat Investasi Pemerintah (PIP) dalam program pembiayan atau kredit ultramikro tersebut.
BUMN ini terus memacu penyaluran pembiayaan Kreasi UMi, yang berfokus memberikan solusi bagi masyarakat yang unbankable dengan fasilitas kredit yang cepat, mudah, dan murah. Agar semakin memudahkan masyarakat, pemberian jangka waktu pinjaman yang sangat fleksibel, dengan pilihan jangka waktu 12, 18, 24, dan 36 bulan.
(Baca Juga : Bebas dari Kejaran Rentenir, Pelaku UMKM Bergantung ke Holding BUMN Ultra Mikro )
Direktur Utama Pegadaian Kuswiyoto mengatakan kolaborasi yang dilakukan dengan lembaga atau BUMN lain merupakan bukti nyata bahwa Pegadaian sebagai BUMN terus berkomitmen mendukung program pemerintah, dalam rangka mempercepat dan meningkatkan profesionalisme untuk pengembangan dan pemberdayaan ekonomi mikro di Indonesia. Kolaborasi, juga akan memperkuat data base pelaku usaha ultramikro yang tentunya sangat bermanfaat dalam mendukung suksesnya program-program pemerintah.
Dia memberikan contoh, sinergi dan kolaborasi antar- BUMN juga akan memperkuat ekosistem ultramikro, serta kemudahan akses terhadap pembiayaan di Pegadaian. Perluasan akses ini akan tercipta, karena masing-masing BUMN bisa saling memanfaatkan outlet, agen, dan tenaga pemasar secara terintegrasi, sehingga daerah-daerah yang belum terjangkau oleh outlet Pegadaian dapat dilayani di outlet BRI, agen BRIlink, dan PNM.
Sinergi dan kolaborasi antar-BUMN juga akan menciptakan efisiensi karena penggunaan teknologi dapat dilakukan secara terintegrasi. Dengan integrasi ini maka transaksi nasabah ketiga perusahaan semakin cepat, akurat, mudah dan hemat.
(dar)
Lihat Juga :