Rugi Triliunan dalam 2 Tahun, Peternak Ayam Gelar Aksi di Kementan
Selasa, 04 Mei 2021 - 14:07 WIB
loading...
A
A
A
Alvino memaparkan, harga pokok penjualan peternak mandiri itu di pasaran minimal Rp21.000 per ekor. Namun, harga ayam saat ini masih berada di kisaran Rp19.000 hingga Rp19.500 per ekor. "Jadi produksi kita mengalami kerugian Rp1.000 sampai Rp1.500 per kilogram," terangnya.
Baca Juga: Curhat Peternak Ayam Rakyat Nasional, Dua Tahun Rugi Rp5,4 Triliun
Untuk itu, para peternak meminta agar pemerintah mengerek harga ayam hidup di atas harga pokok peternak mandiri. Dalam aksi yang diikuti kurang lebih 20 orang ini, para peternak tidak melakukan dialog dengan Kementerian Pertanian. Sebab, pendemo hanya mau berdialog dengan Menteri Pertanian atau Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Jika tuntutan tidak terpenuhi, mereka berencana untuk menggelar lagi aksi demonstrasi dengan massa yang lebih banyak. Para peternak berencana mendorong menteri pertanian mundur karena dinilai tidak berpihak pada peternakan kecil.
"Kami diberikan izin hanya 30 orang dan kami turuti. Tapi jika tuntutan Kami tidak dipenuhi maka kita akan bawa massa yang lebih banyak lagi dengan isu turunkan menteri pertanian, karena tidak ada keberpihakan pada peternakan mandiri," tandasnya.
Baca Juga: Curhat Peternak Ayam Rakyat Nasional, Dua Tahun Rugi Rp5,4 Triliun
Untuk itu, para peternak meminta agar pemerintah mengerek harga ayam hidup di atas harga pokok peternak mandiri. Dalam aksi yang diikuti kurang lebih 20 orang ini, para peternak tidak melakukan dialog dengan Kementerian Pertanian. Sebab, pendemo hanya mau berdialog dengan Menteri Pertanian atau Direktorat Jenderal (Dirjen) Peternakan dan Kesehatan Hewan.
Jika tuntutan tidak terpenuhi, mereka berencana untuk menggelar lagi aksi demonstrasi dengan massa yang lebih banyak. Para peternak berencana mendorong menteri pertanian mundur karena dinilai tidak berpihak pada peternakan kecil.
"Kami diberikan izin hanya 30 orang dan kami turuti. Tapi jika tuntutan Kami tidak dipenuhi maka kita akan bawa massa yang lebih banyak lagi dengan isu turunkan menteri pertanian, karena tidak ada keberpihakan pada peternakan mandiri," tandasnya.
(fai)
Lihat Juga :