Ternyata, Polusi Udara Akibat BBM RON Rendah Bisa Bikin Gila

Selasa, 04 Mei 2021 - 15:45 WIB
loading...
A A A
Karena itu, langkah pemerintah mendorong program langit biru, yakni mendorong BBM ramah lingkungan perlu didukung. Caranya, dengan dengan mengurangi distribusi dan penjualan jenis BBM yang tidak ramah lingkungan, yaitu BBM beroktan rendah. "Karena bagaimana pun itu (BBM ramah lingkungan) membuat lingkungan lebih sehat dan nyaman bagi masyarakat," tegas ketua harian Yayasan Lembabaga Konsumen Indonesia (YLKI) Tulus Abadi ketika dihubungi wartawan, Selasa (4/5/2021).

Apalagi, kata Tulus, penghapusan BBM tidak ramah lingkungan seperti premium sejalan dengan komitmen pemerintah untuk mengurangi emisi karbon. Namun, upaya itu bila tak didukung maka sulit tercapai. "Pengurangan emisi karbon akan sulit tercapai jika masyarakat masih dominan menggunakan BBM yang tidak ramah lingkungan," ujarnya. Diketahui, kata Tulus, pemerintah pusat telah menetapkan premium hanya berlaku di luar Pulau Jawa. "Tinggal komitmen saja pelaksanaannya bagaimana," ujar dia.

Apalagi, lebih dari 30 persen bensin premium digunakan oleh kendaraan bermotor. Jika premium tidak dihapus, ibu kota akan tenggelam oleh polusi. Karena penyebab tingginya polusi udara tinggi karena masih banyak penggunaan BBM oktan rendah. "Penyebab polusi udara tinggi karena banyak kendaraan masih mengonsumsi BBM yang memiliki oktan rendah. Mestinya pemerintah satu suara mencari solusi yang terbaik," ujar dia.

Sementara ahli kesehatan lingkungan Budi Hartono menyebutkan, polusi udara disebutkan BBM Ron rendah membuat pembakaran tidak sempurna dalam ruang bakar yang mengakibatkan peningkatan emisi. Hal ini, kata dia berdampak buruk terhadap kesehatan. Berbagai penyakit kronis pun mengintai. Seperti akumulasi polutan yang masuk ke tubuh akan memengaruhi metabolisme tubuh. "Kebanyakan hal tersebut berdampak pada gangguan pernapasan seperti ISPA. Tak cuma itu, ada lebih banyak penyakit turunan yang berpotensi besar menyerang masyarakat dengan kualitas udara buruk. Di antaranya, masalah paru, jantung, tekanan darah, dan stroke," ungkap dia.

Polusi udara juga, kata dia, disebabkan karena pembakaran BBM oktan rendah dapat mengakibatkan terhambatnya pertumbuhan paru, menurunkan fungsi paru, asma, infeksi pernapasan, serta memengaruhi perkembangan mental dan motorik. Selain itu, bisa terjadi kelainan perilaku, lahir dengan berat rendah, prematur, serta kematian janin. "Polusi udara itu juga dapat meningkatkan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke ketika mereka dewasa," jelas dia.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bukan Dihambat, BBM...
Bukan Dihambat, BBM Baru Bobibos Perlu Dukungan Nyata dari Negara
Bahlil Ungkap Daftar...
Bahlil Ungkap Daftar Negara yang Campur Etanol ke BBM, Brazil Sudah 100%
Produksi di Dalam Negeri,...
Produksi di Dalam Negeri, Pertamina Patra Niaga Siap Pasarkan SAF
Elnusa Petrofin Perluas...
Elnusa Petrofin Perluas Distribusi BBM Pembangkit di Kalimantan Barat
Ekonom Ingatkan Kebijakan...
Ekonom Ingatkan Kebijakan Tarif Picu Bencana Ekonomi Global Seabad yang Lalu
Pengamat: Imbauan Kejagung...
Pengamat: Imbauan Kejagung Bukti BBM Pertamina Sesuai Standar
Dukung Pemerintah Hemat...
Dukung Pemerintah Hemat Energi, Rodalink Ajak Masyarakat Bandung Bersepeda
Gaza Dibanjiri Coklat...
Gaza Dibanjiri Coklat dan Minuman Ringan saat Bahan Bakar dan Obat-obatan Ditahan Israel
Wakil Ketua Komisi XII...
Wakil Ketua Komisi XII Sebut Elektrifikasi Transportasi Bisa Hemat APBN hingga 30%
Rekomendasi
Skuad Timnas Norwegia...
Skuad Timnas Norwegia Foto Ala Pasukan Viking Menuju Piala Dunia 2026
Fasilitas Pengemasan...
Fasilitas Pengemasan Minyak Goreng di Surabaya Percepat Pasokan ke Indonesia Timur
Kubu Roy Suryo Tepis...
Kubu Roy Suryo Tepis Berkas Kasus Pencemaran Nama Baik Terkait Ijazah Jokowi Sudah P21
Berita Terkini
Respons Purbaya soal...
Respons Purbaya soal Tren Sell Indonesia: Kita Tak Sedang Menuju Seperti 1998 Lagi
MNC Sekuritas & KSPM...
MNC Sekuritas & KSPM GI Universitas Pelita Bangsa Gelar Seminar Pasar Modal
Ukir Sejarah, BPS-PT...
Ukir Sejarah, BPS-PT Pos Indonesia Luncurkan Sampul Peringatan Edisi Khusus Sensus Ekonomi 2026
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Infografis
5 Makanan yang Bisa...
5 Makanan yang Bisa Atasi Stres Akibat Kesepian
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved