Ditopang Pendapatan Bunga, Laba Bersih Bank Mega Tumbuh 11,6%

Jum'at, 07 Mei 2021 - 13:41 WIB
loading...
Ditopang Pendapatan...
Ilustrasi Gedung Bank Mega. Foto/Ist
A A A
JAKARTA - PT Bank Mega Tbk (MEGA) pada kuartal I/2021 berhasil mencatat pertumbuhan laba bersih sebesar 11,6% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya (year on year/yoy) menjadi Rp747 miliar dari Rp669 miliar. Sementara laba sebelum pajak tumbuh sebesar 15,3% (yoy) menjadi Rp923 miliar dari posisi sebelumnya sebesar Rp801 miliar.

Direktur Utama Bank Mega Kostaman Thayib menjelaskan bahwa pertumbuhan laba tersebut diperoleh dari pendapatan bunga bersih (Net Interest Income) yang naik sebesar 17,8% (yoy) menjadi Rp1,2 triliun dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp989 miliar.

Baca Juga : Pacu Perbankan Digital, Hary Tanoesoedibjo Targetkan 30 Juta Nasabah Aplikasi Motion

“Selain pendapatan bunga bersih, pendapatan laba Bank Mega juga disebabkan oleh keberhasilan perseroan dalam menurunkan biaya operasional sebesar 22,6% (yoy) menjadi Rp686 miliar dari periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp887 miliar,” kata Kostaman dalam rilisnya di Jakarta, Jumat (7/5/2021).

Pada Maret 2021, Total Aset Bank tercatat sedikit turun sebesar -0,5% (year to date/YTD) menjadi Rp111,6 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp112,2 triliun. Pada penghimpunan Dana Pihak Ketiga, Bank Mega mencatatkan pertumbuhan sedikit turun sebesar -0,9% (YTD) menjadi Rp78,5 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp79,2 triliun.

Namun demikian secara komposisi, rasio CASA Bank Mega pada Maret 2021 membaik menjadi 31% dibandingkan pada akhir tahun 2020 sebesar 28%. Membaiknya rasio CASA ini ditopang oleh Giro yang tumbuh sebesar 25,6% (YTD) menjadi Rp10,7 triliun pada Maret 2021 dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp 8,5 triliun.

Pada sisi penyaluran kredit, meski kondisi perekonomian masih terdampak pandemi Covid-19 namun Bank Mega masih mengalami pertumbuhan positif sebesar 1,6% (YTD) menjadi Rp49,3 triliun dari posisi akhir tahun 2020 sebesar Rp48,5 triliun. Hal ini terutama ditopang oleh kredit korporasi yang tumbuh positif sebesar 3,7% (YTD) menjadi Rp27,2 triliun pada Maret 2021.

Menurutnya, keberhasilan inovasi digital dan otomasi yang telah dilakukan perseroan, mengakibatkan semakin membaiknya rasio Beban Operasional terhadap Pendapatan Operasional (BOPO), dimana tercatat menjadi 62,17% pada Maret 2021 atau membaik dari posisi yang sama tahun sebelumnya sebesar 69,71%.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kinerja Keuangan BRI...
Kinerja Keuangan BRI Kokoh hingga Triwulan I 2026, Likuiditas dan Permodalan Terjaga
Gelar RUPST, Krom Bank...
Gelar RUPST, Krom Bank Cetak Kinerja Kuat di Sepanjang 2025
Indocement Bagikan Dividen...
Indocement Bagikan Dividen Rp1,54 Triliun, Setujui Perubahan Pengurus
SIG Bagikan Seluruh...
SIG Bagikan Seluruh Laba 2025 Rp190,8 Miliar sebagai Dividen Tunai
MARK Tetapkan Dividen...
MARK Tetapkan Dividen dan Proyeksi Laba 2026, Yield Berpotensi Double Digit
Intip Kinerja MPMX Mengawali...
Intip Kinerja MPMX Mengawali 2026: Profitabilitas Meningkat di Tengah Dinamika Pendapatan
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Kinerja Positif, Bea...
Kinerja Positif, Bea Cukai Sumbagbar Tingkatkan Penerimaan dan Pengawasan
Rekomendasi
Liburan Sekolah Penuh...
Liburan Sekolah Penuh dengan Keseruan: Menjelajahi Pesona Malaysia, Singapura & Thailand
Link Live Streaming...
Link Live Streaming Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday
Drawing Campus League...
Drawing Campus League Basketball The Nationals 2026: Berebut Predikat Kampus Terbaik Indonesia
Berita Terkini
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
KKP Pertegas Komitmen...
KKP Pertegas Komitmen Perkuat Pengawasan pada Momentum Hari Internasional Anti IUU Fishing
Perkuat Daya Saing Industri...
Perkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
Menkeu Purbaya Tegaskan...
Menkeu Purbaya Tegaskan Fiskal Bukan Tumbal Agar Ekonomi RI Tumbuh Cepat
Bunga Mulai 1,75%! BRI...
Bunga Mulai 1,75%! BRI KPR Hadirkan Solusi Paling Ringan untuk Miliki Rumah Impian
Danantara Bantah Isu...
Danantara Bantah Isu Pemilik Tabungan Rp3 Miliar Wajib Beli Patriot Bond
Infografis
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,12% di Kuartal II 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved