Larangan Mudik, Okupansi Kereta dari Stasiun Senen dan Gambir Kurang dari 50%

Sabtu, 08 Mei 2021 - 22:22 WIB
loading...
Larangan Mudik, Okupansi...
Penumpang kereta api. Foto/Dok SINDOphoto/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI mengklaim tidak ada lonjakan yang berarti pada periode larangan mudik tahun ini. Pasalnya, jumlah perjalanan kereta juga jauh lebih sedikit dibandingkan kondisi normal.

Kepala Humas PT KAI Daop I Eva Chairunisa mengatakan, tingkat keterisian penumpang kereta api dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih relatif kecil. Diperkirakan rata-rata okupansi penumpang di dua stasiun Jakarta ini masih berada di bawah 50% dari total tempat duduk yang tersedia.

“Kalau dilihat dari tingkat keterisian volumenya, kalau kita lihat ini di tiga hari ini tidak sampai 50% dari total tempat duduk yang ada,” ujarnya saat ditemui MNC Portal Indonesia di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu (8/5/2021).

Baca juga: Ada Larangan Mudik, Penumpang Kereta Api Turun 90%

Pada masa larangan mudik lebaran ini, jumlah kereta api yang berangkat dari Stasiun Pasar Senen dan Gambir hanya sekitar 7 KA saja. Angka ini bahkan jauh lebih sedikit pada operasional keeeta api pada saat pandemi yang bisa memberangkatkan 29 sampai 30 KA.

“Pada saat pandemi dilakukan penyesuaian hanya sekitar 29 sampai 30 KA per hari. Pada peniadaan mudik ini lebih terbatas lagi hanya 7 KA yang berangkat dari area Daop 1. Kalau bicara meningkat atau menurun sudah pasti menurun karena jumlah KA yang berjalan itu samgat terbatas,” paparnya.

Oleh karena itu, wajar jika jumlah penumpang pada periode larangan mudik lebih kecil dengan adanya pembatasan operasional kereta. Ditambah pemerintah juga memberlakukan larangan mudik, meskipun ada beberapa kelompok masyarakat yang masih diperbolehkan untuk berpergian ke luar kota dengan syarat tertentu.

Baca juga: Larangan Mudik Kembali Diberlakukan, Ini Bahaya Menahan Rindu

Hal ini sesuai dengan Surat Edaran (SE) Satuan Tugas Covid-19 nomor 13 tahun 2021 dan Peraturan Menteri Perhubungan (Permenhub) nomor 13 tahun 2021. “Jadi kalau kita bicara melonjak atau menurun sudah pasti sangat menurun ya. Karena memang dari sisi jumlah perjalanannya sudah sangat terbatas,” pungkasnya.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Penjualan Tiket Kereta...
Penjualan Tiket Kereta di Long Weekend Capai 685.933, Ini 10 Stasiun dengan Keberangkatan Tertinggi
Hindari Blokade AS,...
Hindari Blokade AS, Iran Alihkan Perdagangan ke Jalur Kereta Api China
Komisi V DPR Dorong...
Komisi V DPR Dorong Evaluasi Sistem Keselamatan Kereta Api
Desakan Mundur Dirut...
Desakan Mundur Dirut KAI, Pengamat: Evaluasi Harus Objektif, Bukan Tekanan Politik
KAI Catatkan Penjualan...
KAI Catatkan Penjualan Tiket 3,6 Juta, Okupansi KA Jarak Jauh Tembus 120%
Jalur Kereta Sumbar,...
Jalur Kereta Sumbar, Penghubung Sejarah, Wisata, dan Kehidupan
KA PSO Layani 7,88 Juta...
KA PSO Layani 7,88 Juta Pelanggan, Mobilitas Terjangkau Kian Meluas
KAI Perkuat Transformasi...
KAI Perkuat Transformasi Energi Lewat Biodiesel B50
Rekomendasi
Polda Metro Tangkap...
Polda Metro Tangkap Perampok Minimarket di Bekasi, Pelaku Tercatat sebagai Mahasiswa
Iran Tutup Lagi Selat...
Iran Tutup Lagi Selat Hormuz karena Israel Serang Lebanon
Aturan Perjalanan Piala...
Aturan Perjalanan Piala Dunia 2026 Dinilai Tak Adil, Iran Ngadu ke FIFA
Berita Terkini
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Trump Klaim Kesepakatan...
Trump Klaim Kesepakatan Damai AS-Iran Selamatkan Dunia dari Bencana Ekonomi
Diskon Tarif Transportasi...
Diskon Tarif Transportasi hingga 30% Kembali Menyapa selama Periode Libur Sekolah 2026
Dorong Ekonomi Hijau,...
Dorong Ekonomi Hijau, Kapal Api Group Rehabilitasi Mangrove di Semarang
Ini Daftar PLTU Terdampak...
Ini Daftar PLTU Terdampak Krisis Pasokan Batu Bara di Pulau Jawa
Dorong Kesejahteraan...
Dorong Kesejahteraan Petani, Inovasi Fungisida Syngenta Hadir di Jember
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved